Daerah Ekonomi Bisnis Pelayanan Publik

Minggu, 20 September 2026 - 23:56 WIB

11 menit yang lalu

logo

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID ANAM Biro BANGKALAN.

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID ANAM Biro BANGKALAN.

Mengenal HMD-GEMAS Bangkalan, Wadah Mitra Dapur dalam Ekosistem Program MBG

BANGKALAN | KLIKKU.ID – Di tengah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan banyak unsur di Kabupaten Bangkalan, keberadaan organisasi yang menghimpun para mitra dapur menjadi bagian yang menarik untuk dicermati.

Salah satunya adalah Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-GEMAS) Kabupaten Bangkalan. Organisasi ini hadir sebagai wadah yang membawa kepentingan dan komunikasi para mitra dapur yang terlibat dalam ekosistem pelaksanaan program MBG.

Dari identitas organisasi yang tercantum dalam surat undangan resmi, HMD-GEMAS mengusung semangat “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas”, dengan misi kolaborasi antarmitra untuk mendukung pelaksanaan program MBG.

Sekretaris HMD-GEMAS Kabupaten Bangkalan, H. Subaidi, SE, menjelaskan bahwa dirinya merupakan salah satu pihak yang membentuk organisasi tersebut. Keterangan itu disampaikan Subaidi ketika ditanya mengenai keberadaan dan struktur HMD-GEMAS. “Aku yang bentuk,” ujar Subaidi.

Keterangan tersebut memberikan gambaran bahwa HMD-GEMAS lahir dari kebutuhan untuk membangun wadah komunikasi di antara para mitra dapur yang menjalankan program MBG di Bangkalan.

Dengan posisi tersebut, HMD-GEMAS dapat menjadi ruang bagi para mitra untuk membangun komunikasi, menyampaikan persoalan, sekaligus mengonsolidasikan berbagai kebutuhan yang muncul dalam pelaksanaan program.

Salah satu gambaran mengenai cakupan organisasi tersebut terlihat dari agenda Focus Group Discussion (FGD) Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan digelar HMD-GEMAS.

Dalam surat bernomor 017/HMD-GEMAS/UND/IX/2026, tertanggal 15 September 2026, HMD-GEMAS mengundang mitra dapur MBG se-Kabupaten Bangkalan untuk mengikuti FGD.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 23 September 2026 pukul 12.00 WIB di Pendopo Pratanu Kabupaten Bangkalan.

Menurut Subaidi, jumlah undangan yang akan dilibatkan dalam forum tersebut mencapai sekitar 131 mitra dan KSPPI. Namun, ia menyampaikannya dengan keterangan “kalau gak salah”, sehingga angka tersebut masih perlu dicocokkan dengan daftar peserta resmi kegiatan.

Jumlah tersebut setidaknya memberikan gambaran bahwa jejaring HMD-GEMAS berkaitan dengan jumlah mitra yang cukup besar dalam ekosistem MBG di Bangkalan.

Eksistensi HMD-GEMAS juga terlihat dari pola kegiatan yang dirancangnya. FGD yang akan digelar bukan hanya ditujukan untuk mempertemukan sesama mitra dapur. Berdasarkan keterangan Subaidi, sejumlah unsur lain juga akan dilibatkan dalam forum tersebut. “Karek dan korwil dan semua pejabat BKL kita undang diskusi, perwakilan dari BGN,” katanya.

Artinya, HMD-GEMAS menempatkan forum tersebut sebagai ruang komunikasi yang lebih luas, dengan mempertemukan mitra dapur dengan unsur pemerintah daerah, koordinator wilayah, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam surat undangannya, HMD-GEMAS juga menyebut FGD sebagai wadah untuk bertukar informasi, memberikan masukan, dan menyamakan langkah dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bangkalan.

Dalam dokumen undangan tersebut, struktur pimpinan HMD-GEMAS Kabupaten Bangkalan yang tercantum adalah:

  • Ketua HMD-GEMAS: H. Nur Hasan, S.Pd., M.Si.
  • Sekretaris HMD-GEMAS: H. Subaidi, SE.

Sementara mengenai keseluruhan jumlah pengurus dan susunan struktur secara lengkap, keterangan yang tersedia dalam surat undangan tersebut belum memuat seluruh nama maupun jumlah personel pengurus.

Karena itu, informasi mengenai jumlah keseluruhan pengurus HMD-GEMAS masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak organisasi.

Jika dilihat dari agenda dan keterangan pengurusnya, HMD-GEMAS tidak sekadar memperkenalkan diri sebagai sebuah perkumpulan mitra dapur. Organisasi ini sedang membangun ruang komunikasi yang menghubungkan para mitra dengan berbagai pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG.

Posisi tersebut menjadi relevan karena pelaksanaan MBG tidak hanya berbicara mengenai penyediaan makanan, tetapi juga menyangkut koordinasi, pengelolaan dapur, pemenuhan standar, distribusi, sumber daya manusia, serta hubungan antara mitra dapur dan pemangku kepentingan program.

Dalam konteks itu, keberadaan organisasi seperti HMD-GEMAS menjadi salah satu bagian dari dinamika kelembagaan di tingkat daerah dalam mendukung komunikasi para mitra pelaksana MBG.

FGD pada 23 September mendatang kemudian menjadi salah satu agenda yang dapat memperlihatkan lebih jauh sejauh mana HMD-GEMAS menjalankan fungsi sebagai wadah komunikasi, konsolidasi dan kolaborasi para mitra dapur MBG di Kabupaten Bangkalan.

#KLIKKU.ID ANAM

7

Baca Lainnya