Pemerintahan Pendidikan Peristiwa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:48 WIB

7 jam yang lalu

logo

154 Mahasiswa Unitomo Turun ke Bejijong, Bidik Penguatan Desa Wisata Wisata

MOJOKERTO | klikku.id – Sebanyak 154 mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya diterjunkan ke Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Mereka akan menggarap berbagai potensi desa wisata selama 10 hari, mulai 12 hingga 21 Agustus 2026.

Program KKN Tematik Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 tersebut menyasar 14 RT di Dusun Kedung Wulan dan Dusun Bejijong.

Tema yang diusung yakni pemberdayaan desa wisata melalui penguatan BUMDes, digitalisasi produk lokal, perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga pengembangan eco-tourism berkelanjutan.

Rektor Unitomo Prof. Siti Marwiyah mengatakan, KKN menjadi sarana mahasiswa mengaplikasikan ilmu sekaligus membantu masyarakat menyelesaikan persoalan di lapangan.

“Mahasiswa hadir untuk memberikan solusi konkret atas tantangan yang dihadapi masyarakat Desa Bejijong. Kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi kunci agar Bejijong semakin berdaya saing,” katanya saat pembukaan KKN di Mojokerto, Rabu (12/8/2026).

Kepala LPPM Unitomo Prof. Nur Sayidah menjelaskan, program mahasiswa difokuskan pada empat sektor. Yakni penguatan tata kelola BUMDes, perlindungan HKI produk lokal, digitalisasi UMKM melalui e-katalog, serta pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomis.

“Program ini disusun berdasarkan pemetaan potensi wilayah agar pendampingan kepada masyarakat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan sektor tersebut diharapkan ikut mempercepat Bejijong menjadi destinasi wisata yang mandiri dan berkelanjutan.

Kepala Desa Bejijong Pradana Tera Mardiatna menyambut positif penerjunan ratusan mahasiswa Unitomo. Terlebih, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi desa setempat menerima mahasiswa dalam jumlah besar untuk program pengabdian.

“Digitalisasi UMKM, pendampingan legalitas HKI, hingga pengolahan sampah sangat relevan untuk meningkatkan daya saing Bejijong sebagai desa wisata sejarah dan budaya di kawasan Trowulan,” katanya.

Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak sekadar menghasilkan program jangka pendek, tetapi meninggalkan sistem dan pengetahuan yang dapat dilanjutkan masyarakat setelah KKN berakhir. AM@n


 

14

Baca Lainnya