Daerah Kasuistika

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:13 WIB

2 jam yang lalu

logo

Dok gqmbar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Dok gqmbar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Panitia HUT RI Tragah Bangkalan Akui Ada Kekeliruan Penentuan Urutan Juara Gerak Jalan

BANGKALAN | KLIKKU.ID – Polemik penentuan juara lomba gerak jalan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, memasuki babak klarifikasi.

Persoalan tersebut mencuat setelah sejumlah peserta maupun warga yang mengikuti langsung jalannya perlombaan mempertanyakan hasil akhir yang dinilai tidak sesuai dengan ekspektasi berdasarkan penampilan peserta saat perlombaan berlangsung.

Keluhan bahkan berkembang menjadi dugaan adanya kemufakatan atau pengaturan hasil secara tersembunyi oleh oknum tertentu. Namun, dugaan tersebut hingga kini belum dibuktikan dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta.

Sorotan semakin menguat setelah terjadi perubahan atau perbedaan urutan juara yang beredar. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah peserta dan masyarakat mengenai bagaimana mekanisme penilaian serta penetapan pemenang dilakukan oleh panitia dan dewan juri.

Ditengah polemik itu, pihak panitia Kecamatan Tragah akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf.

Klarifikasi disampaikan Fata Kesmas, yang diketahui merupakan petugas Kecamatan Tragah sekaligus bagian dari panitia kegiatan HUT RI tingkat kecamatan.

Dalam pernyataannya, Fata mengakui adanya kekeliruan dalam proses pengetikan hasil penilaian lomba gerak jalan tingkat umum, SMA dan SMP se-Kecamatan Tragah.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan disebabkan oleh perubahan keputusan dewan juri, melainkan kesalahan administratif ketika hasil penilaian diketik dan disusun.

“Ini betul-betul kesalahan dari pihak kecamatan karena yang mengetik mungkin khilaf ataupun karena lelah atau bagaimana, sehingga dalam pengetikan ini keliru susunannya. Yang nomor dua jadi nomor satu, yang nomor satu ditaruh nomor dua,” kata Fata.

Pernyataan tersebut menjadi penting karena sebelumnya muncul pertanyaan di kalangan peserta dan warga mengenai alasan berubahnya susunan juara setelah perlombaan selesai.

Bagi peserta maupun masyarakat yang menyaksikan langsung perlombaan, perubahan urutan tersebut dinilai cukup janggal sehingga memunculkan berbagai spekulasi. Salah satunya adalah dugaan adanya kesepakatan tertentu di balik penetapan pemenang.

Meski demikian, sampai saat ini belum terdapat bukti yang dapat memastikan dugaan tersebut. Pihak panitia justru memberikan penjelasan bahwa kekeliruan terjadi pada tahap pengetikan hasil.

Atas persoalan tersebut, panitia Kecamatan Tragah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Tragah, kami mohon maaf atas kekeliruan ini. Kepada seluruh adik-adik se-Kecamatan Tragah dan pemuda ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Fata.

Ia juga menyampaikan bahwa kejadian tersebut akan menjadi evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan serupa pada masa mendatang.

“Untuk tahun-tahun berikutnya kami akan memperbaiki ini. Mudah-mudahan Tragah lebih maju lagi ke depan,” katanya.

Polemik ini sekaligus membuka ruang evaluasi terhadap tata kelola perlombaan yang melibatkan banyak peserta dan masyarakat.

Pasalnya, ketika hasil perlombaan berubah atau terdapat perbedaan antara hasil yang diumumkan dengan informasi yang diterima peserta, transparansi menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Panitia dan dewan juri idealnya dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme penilaian, rekapitulasi nilai, hingga dasar penetapan juara.

Dengan demikian, setiap perubahan hasil tidak menimbulkan ruang spekulasi maupun prasangka di tengah peserta dan masyarakat.

Klarifikasi panitia yang mengakui adanya kesalahan pengetikan diharapkan dapat menjawab keresahan peserta sekaligus menjadi momentum pembenahan penyelenggaraan kegiatan HUT RI di Kecamatan Tragah.

Namun demikian, apabila masih terdapat keberatan dari peserta, penjelasan lebih rinci mengenai rekapitulasi nilai dan dasar penetapan juara menjadi penting untuk memastikan persoalan tersebut benar-benar terang dan tidak menyisakan tanda tanya di masyarakat.

#Anam KLIKKU.ID

54

Baca Lainnya