BANGKALAN | KLIKKU.ID — Pengelolaan Pasar Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, terus diarahkan untuk mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penataan sumber daya aparatur serta penguatan penarikan retribusi pasar.
Kepala Pasar Tanah Merah, Khoiril S.T, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini didukung sebanyak 21 pegawai, yang terdiri dari 10 orang PNS dan 11 orang PPPK PW (Paruh Waktu).
Menurut Khoiril, jajaran pegawai tersebut memiliki pembagian jabatan dan fungsi yang mencakup sejumlah bidang pelayanan operasional dan administrasi pasar.
Adapun jabatan yang ada di lingkungan Pasar Tanah Merah meliputi Penata Layanan Operasional, Pengolah Data dan Informasi, Pengadministrasi Perkantoran, Pengelola Umum Operasional yang berkaitan dengan kebersihan, serta Operator Layanan Operasional.
Meski memiliki jabatan dan tugas utama yang berbeda, Khoiril menjelaskan bahwa sebagian besar pegawai juga diberikan beban kerja tambahan berupa penarikan retribusi pasar.
“Setiap jabatan di atas tetap diberikan beban kerja sebagai penarik retribusi, kecuali petugas kebersihan dua orang,” terang Khoiril.
Pola tersebut menjadi bagian dari upaya jajaran pengelola Pasar Tanah Merah dalam mengoptimalkan potensi penerimaan retribusi sekaligus mendukung pencapaian target PAD yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Untuk Tahun Anggaran 2026, target PAD dari sektor Pasar Tanah Merah dipatok sebesar Rp900 juta. Target tersebut tentu membutuhkan pengelolaan yang terukur, kedisiplinan dalam pemungutan retribusi, serta dukungan seluruh jajaran petugas di lapangan.
Khoiril juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan informasi yang dinilai dapat mendukung program Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
“Terima kasih atas informasi yang mendukung program Pemda Bangkalan,” ujar Khoiril.
Dengan komposisi 21 pegawai yang memiliki fungsi pelayanan, administrasi, operasional hingga penarikan retribusi, pengelola Pasar Tanah Merah diharapkan mampu menjaga efektivitas pelayanan sekaligus memperkuat pengamanan potensi pendapatan daerah.
Ke depan, optimalisasi pengelolaan retribusi tidak hanya menjadi persoalan pencapaian angka target PAD, tetapi juga berkaitan dengan tertib administrasi, transparansi pemungutan, pelayanan kepada pedagang, serta konsistensi pengawasan di lapangan.
Upaya tersebut menjadi penting agar aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Merah dapat berjalan semakin tertib dan memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bangkalan.
#Anam KLIKKU.ID
