BANGKALAN | KLIKKU.ID — Kehadiran Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Tanah Merah, Ahmad Ruslan S.Pd, di SDN Buddan 2 menjadi momentum penguatan pembinaan, koordinasi, sekaligus evaluasi terhadap penyelenggaraan layanan pendidikan di satuan pendidikan.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan. Momentum itu juga diwarnai kegiatan Jalan Santai dalam rangka memperingati HUT Indonesia, yang melibatkan unsur sekolah dan menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan serta karakter positif warga pendidikan.
Dalam konteks kelembagaan, K3S memiliki peran strategis sebagai wadah koordinasi para kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pengelolaan satuan pendidikan. Ketua K3S tidak hanya berfungsi sebagai koordinator komunikasi antarkepala sekolah, tetapi juga memiliki peran dalam pembinaan, koordinasi, pengawasan, berbagi praktik baik, serta mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di setiap lembaga yang berada dalam naungannya.
Pembinaan tersebut dapat diarahkan pada penguatan manajemen sekolah, peningkatan kompetensi dan kinerja tenaga pendidik maupun kependidikan, pengembangan kegiatan peserta didik, penguatan hubungan sekolah dengan masyarakat, hingga penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inovatif dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik.
Sementara dalam aspek koordinasi, K3S menjadi ruang bagi para kepala sekolah untuk saling bertukar informasi, menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi lembaga, serta mencari solusi secara bersama-sama. Dengan demikian, setiap satuan pendidikan diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dapat berkembang melalui kolaborasi dan berbagi pengalaman.
Kehadiran Ketua K3S di SDN Buddan 2 juga menjadi kesempatan untuk memberikan dorongan agar sekolah semakin mampu menunjukkan keunggulan dan program yang menjadi daya tarik bagi masyarakat.
Ahmad Ruslan menjelaskan, keberadaan lembaga pendidikan swasta di sekitar SDN Buddan 2 harus menjadi motivasi bagi sekolah negeri tersebut untuk terus berbenah dan menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan serta minat peserta didik.
“Karena di dekat SDN Buddan 2 ini ada lembaga swasta, agar tidak kalah maka SDN Buddan 2 ini harus mempromosikan ke masyarakat, terutama wali murid, berupa program-program yang diminta seperti kemah, les musik dan tari,” ujar Ahmad Ruslan.
Menurutnya, pengembangan program sekolah bukan semata-mata untuk mengejar persaingan antarlembaga, tetapi lebih pada bagaimana satuan pendidikan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan memiliki nilai tambah bagi peserta didik maupun masyarakat.
Program ekstrakurikuler seperti kegiatan kemah, seni musik dan tari, misalnya, dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, kemandirian, keberanian, kerja sama dan potensi nonakademiknya.
Dalam posisi sebagai Ketua K3S, Ruslan juga diharapkan dapat terus mendorong kepala sekolah di Kecamatan Tanah Merah untuk memperkuat inovasi masing-masing lembaga. Setiap sekolah memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda sehingga perlu dikembangkan melalui program yang relevan dengan kondisi sekolah serta kebutuhan masyarakat.
Momentum di SDN Buddan 2 tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penguatan mutu pendidikan tidak hanya bertumpu pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga membutuhkan kepemimpinan sekolah yang aktif, koordinasi antarsatuan pendidikan, keterlibatan orang tua, serta dukungan masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, K3S Tanah Merah diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan, sehingga setiap sekolah yang dinaungi dapat terus melakukan evaluasi, berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik serta masyarakat.
#ANAM KLIKKU.ID
