Bangkalan | KLIKKU.ID — Distribusi Bantuan Pangan (Bapang) berupa beras kualitas medium dari Gudang Bulog Bangkalan mendapat perhatian dari jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait. Sebelum disalurkan kepada masyarakat, kualitas beras tersebut diuji tanak secara langsung di Kantor Kelurahan Pejagan , Bangkalan, Rabu (02/09/2026).
Uji tanak tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengecekan langsung terhadap beras bantuan yang akan diterima masyarakat. Proses tersebut melibatkan Plt Kepala Dinas P2KP Bangkalan, Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan, unsur TNI dan Polri, serta sejumlah pejabat terkait.
Beras yang digunakan dalam uji tanak diambil dari stok Bantuan Pangan yang berasal dari Gudang Bulog Bangkalan. Pengujian dilakukan dengan memasak beras tersebut hingga menjadi nasi untuk melihat secara langsung hasil olahannya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk pengecekan lapangan agar bantuan pangan yang didistribusikan tidak hanya memenuhi ketentuan secara administratif, tetapi juga dapat diketahui kualitasnya ketika dikonsumsi masyarakat penerima manfaat.
Sebelumnya, Plt Kadis P2KP Bangkalan melalui Kabid Sarpras Dinas P2KP Pertanian, Dr. CHK Karyadinata, menyampaikan bahwa akan dilakukan uji tanak terhadap beras Bantuan Pangan. “Nanti ada uji tanak beras Bapang,” ujar CHK.
Setelah proses uji tanak dilaksanakan, hasilnya kemudian dikonfirmasi kembali. Dari hasil pengujian tersebut, CHK memberikan keterangan bahwa nasi yang dihasilkan dari beras Bapang tersebut tidak menunjukkan perbedaan mencolok dengan nasi pada umumnya. “Sama dengan nasi pada umumnya,” ungkapnya saat memberikan keterangan terkait hasil uji tanak.
Uji tanak ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan beras bantuan yang didistribusikan kepada masyarakat dapat diterima dalam kondisi layak dan sesuai dengan kualitas yang ditetapkan.
Abd Azis S.E Lurah Pejagan juga membenarkan tentang kesesuai rasa nasi dari beras Bantuan Pangan Gudang Bulog Bangkalan, menurutnya layak konsumsi baginya maupun warga.
“Ini merupakan komitmen kita bersama dalam menjaga kualitas barang dari program pemerintah yang bertujuan untuk membantu memenuhi ribuan pangan warga kami,” kata Azis menyampaikan keterangannya.
Dengan dilibatkannya unsur pemerintah daerah, TNI, Polri dan pejabat terkait dalam proses tersebut, distribusi Bapang diharapkan berjalan transparan sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa bantuan yang diterima telah melalui proses pengecekan di lapangan.
Pemerintah daerah juga diharapkan terus melakukan pengawasan terhadap proses distribusi, mulai dari gudang Bulog hingga sampai ke tangan penerima manfaat, sehingga program Bantuan Pangan benar-benar memberikan manfaat sebagaimana tujuan program tersebut.
#Anam KLIKKU.ID
