Ekonomi Bisnis

Senin, 7 September 2026 - 20:38 WIB

20 jam yang lalu

logo

Tebu Petani Blora Terserap Optimal, Petani Apresiasi Dukungan PT SGN melalui PG Rendeng

BLORA | klikku.id — Upaya penyerapan tebu petani di Kabupaten Blora pada musim giling 2026 mendapat apresiasi dari kalangan petani.

Dukungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) melalui Pabrik Gula (PG) Rendeng dinilai membantu petani mengatasi kendala penebangan sekaligus memastikan hasil panen tetap terserap.

Salah seorang petani tebu di Blora Anton Sudibyo mengungkapkan rasa syukur atas dukungan dan pengawalan yang dilakukan PG Rendeng sebagai unit usaha PT SGN.

Sebelumnya, hampir 500 hektare tanaman tebu milik petani menghadapi kendala penebangan. Namun, melalui fasilitasi dan pengawalan PG Rendeng, sekitar 90 persen dari luasan tersebut kini telah berhasil terserap.

“Kami sangat terharu dan tersanjung bagaimana nasib kami petani. Dalam kondisi kemarin tebu tidak tertebang hampir 500 hektare, saat ini dengan difasilitasi pengawalan Pabrik Rendeng sebagai wakil SGN, akhirnya tebu Blora terserap hampir 90 persen,” ungkapnya.

Ia mengatakan, masih terdapat sekitar 10 persen tanaman tebu yang belum tertebang. Para petani berharap sisa tersebut dapat diselesaikan hingga Oktober mendatang.

Menurutnya, dukungan PT SGN melalui PG Rendeng tidak hanya membantu penyelamatan hasil panen, tetapi juga memberikan optimisme bagi petani untuk terus mengembangkan usaha petani tebu.

“InsyaAllah akan bisa terselesaikan. Mudah-mudahan dengan bimbingan SGN kami dianggap sebagai petani yang benar-benar petani akar rumput, petani profesional yang memburu tentang kualitas dan mutu tebu,” lanjutnya.

Selain penyerapan hasil panen, petani juga berharap dukungan perusahaan diperkuat melalui pendampingan dan edukasi budidaya, termasuk penyediaan bibit unggul.

Salah satu yang mendapat perhatian petani adalah SGN 1, bibit yang dikembangkan PT SGN dan diharapkan dapat menjadi alternatif untuk mendukung pengembangan varietas tebu di tingkat petani, termasuk Panjalu 1 dan Mustika A.

“Dengan binaan PT SGN yang dibina oleh PG Rendeng, mudah-mudahan ke depannya SGN bisa membina dan mengedukasi kami petani, sehingga petani tidak miris, petani tidak minder di tengah gonjangan ekonomi yang tidak jelas,” ujarnya.

Ia berharap dukungan tersebut dapat diwujudkan secara berkelanjutan melalui pembinaan, edukasi, serta pengembangan bibit unggul. Dengan demikian, petani diharapkan semakin mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan tebu dengan kualitas dan mutu yang lebih baik.

Apresiasi serupa disampaikan petani lainnya Khairul Anwar. Ia mengucapkan terima kasih kepada PT SGN yang dinilai telah membantu memastikan tebu petani Blora terserap pada musim giling tahun ini.

“Menyampaikan rasa terima kasih kepada PT SGN karena di musim giling ini kami petani Blora tebunya bisa diserap secara optimal oleh PT SGN yang diwakili oleh pabrik gula terdekat di Blora, yaitu Pabrik Gula Rendeng. Terima kasih kami ucapkan kepada PT SGN yang telah melakukan penyelamatan tebu khususnya di Kabupaten Blora,” ungkapnya.

Optimalisasi penyerapan tebu petani Blora melalui PG Rendeng menjadi bagian dari sinergi antara PT SGN dan petani dalam menjaga keberlanjutan produksi tebu.

Dukungan terhadap petani tidak hanya penting untuk memastikan hasil panen terserap, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas bahan baku dan memperkuat produktivitas tebu.

Ke depan, penguatan pendampingan, edukasi, serta pengembangan bibit unggul diharapkan semakin memperkuat kapasitas petani sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas tebu. Bersama petani, menyelamatkan tebu, meningkatkan kualitas, dan menguatkan industri gula nasional. ryo


 

7

Baca Lainnya