Ekonomi Bisnis

Sabtu, 5 September 2026 - 11:34 WIB

5 jam yang lalu

logo

ParagonCorp Olah Suara Konsumen Jadi Inovasi Produk

JAKARTA | klikku.id — Suara konsumen kini menjadi salah satu pijakan penting bagi ParagonCorp dalam mengembangkan produk kecantikan.

Kebutuhan, pengalaman, hingga perubahan perilaku pelanggan dikumpulkan dan diolah menjadi insight untuk menentukan arah riset serta inovasi.

Beragam masukan diperoleh ParagonCorp dari berbagai titik interaksi. Mulai komunitas, aktivitas brand, konsumen, beauty influencer, hingga riset dan pengembangan di laboratorium.

Informasi tersebut tidak hanya digunakan untuk melihat kebutuhan produk, tetapi juga menjadi bahan evaluasi terhadap formula, tekstur, kenyamanan, fungsi, hingga pengalaman penggunaan.

“Memahami konsumen merupakan bagian penting dari proses inovasi. Apa yang mereka alami, butuhkan, dan harapkan menjadi salah satu input untuk melihat persoalan secara lebih mendalam,” ujar Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV.

Salah satu penerapannya terlihat pada pengembangan LABORÉ yang menyasar kebutuhan konsumen dengan kulit sensitif. Produk seperti BiomeRepair™ TopiCalm Cream dikembangkan dengan Encapsulated Microbiome Technology dan Vitamin B12.

Sementara GentleBiome™ Mild Cleanser menggunakan pendekatan non-soap, non-foam, bebas SLS/SLES, serta memiliki pH 5,5. Ada pula BiomeProtect Physical Sunscreen yang menggunakan Zinc Oxide dan Titanium Dioxide sebagai mineral filter.

Pendekatan berbasis consumer insight juga diterapkan pada berbagai segmen. Tavi, misalnya, menyasar konsumen muda yang menginginkan produk praktis, gentle, efektif, sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan.

Pada Emina, pemahaman terhadap konsumen usia muda dikembangkan melalui interaksi dengan komunitas, termasuk Emina Girl Gang Ambassador (EGGA).

Sedangkan Kahf melihat meningkatnya perhatian pria terhadap perawatan diri melalui produk yang praktis dan fungsional.

ParagonCorp juga mulai memanfaatkan teknologi untuk memahami kebutuhan konsumen secara lebih terukur. Dalam kegiatan Beauty Science Tech, misalnya, konsumen dapat menggunakan AI-powered skin diagnostic untuk memperoleh gambaran kondisi kulit, seperti dehidrasi, pigmentasi, dan sensitivitas.

Data dan masukan tersebut kemudian menjadi bagian dari proses evaluasi dan pengembangan inovasi.

Bagi ParagonCorp, customer-centricity bukan sekadar mendengarkan pelanggan. Yang lebih penting adalah memahami kebutuhan di balik suara tersebut dan menerjemahkannya menjadi inovasi.

Pendekatan itu sejalan dengan tema Hari Pelanggan Nasional 2026, “Karena Kamu Berarti”. Setelah tahun sebelumnya mengusung “Semua Berawal dari Kamu”, tahun ini ParagonCorp menegaskan bahwa suara, pengalaman, cerita, dan kepercayaan pelanggan ikut memberi arti dalam setiap langkah perusahaan. AM@n


 

12

Baca Lainnya