Hukrim

Selasa, 18 Januari 2022 - 07:31 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Polda Jatim Bekuk Komplotan Spesialis Pencurian Kabel Telkom di Sidoarjo

Surabaya | klikku.net – Ditreskrimum Polda Jatim meringkus komplotan spesialis pencurian kabel bawah tanah milik telkom.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim KBP Gatot Repli Handoko, dalam penangkapan komplotan berjumlah tujuh orang tersebut. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap satu tersangka.

“Karena membahayakan petugas, dengan menabrakkan kendaraannya. Tersangka YS (22) warga Purwa Negara, Lampung, terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur. Meski sempat kami larikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya, Selasa (18/1/2022).

Gatot menjelaskan, jika YS berperan mengawasi situasi dan sebagai sopir kendaraan komplotan ini.

Sedangkan keenam tersangka lainnya yakni YMS (33), warga Pasar Rebo, Jakarta Timur, berperan mengamankan daerah sekitar. QH (38), warga Gunung Putri, Bogor, berperan mengatur lalu lintas saat pelaku lainnya beraksi. HS (28), warga Negara Jaya, Lampung, berperan memberikan aba-aba kepada truck pada saat menarik kabel dari bawah tanah.

EB (30), warga Banjarnegara, berperan mengangkut kabel dari tanah ke atas truck, MS (30), warga Tambun Utara,   Bekasi, berperan mengikat kabel dengan rantai sebelum ditarik menggunakan truck. SertaA (25) warga Purwa Agung, Lampung, berperan mengangkut kabel dari tanah ke atas truck.

Penangkapan komplotan ini bermula dari informasi adanya pencurian kabel telkom di wilayah Sidoarjo.

Paada Selasa 11 Januari 2022, polisi melakukan penyelidikan di sekitar Bypass Juanda. Dimana diduga komplotan ini hendak melancarkan aksinya.

Sekitar pukul 02.30 WIB, para pelaku diketahui bergerak menuju TKP Bundaran Aloha, menggunakan Daihatsu Xenia Nopol B 1099 NOB, Toyota Avanza BE 1126 FF, serta dua truck nopol S 8649 V dan AE 8987 UX.

Saat beraksi menggunakan modus menyamar seolah-olah pekerja Telkom itulah, komplotan ini disergap tim Jatanras Polda Jatim.

“Mereka ini paham betul cara menarik kabel dari dalam tanah. Kabel ini harganya cukup mahal, total sekitar 200 juta lebih ketika dijual,” pungkasnya. @hmad


Editor: Joe Mesti

245

Baca Lainnya