Lifestyle Pemerintahan Pendidikan

Kamis, 10 Maret 2022 - 02:22 WIB

4 tahun yang lalu

logo

ITS dan IGES Beri Bantuan Dana & Pengelolaan Bank Sampah di Indonesia

Surabaya | klikku.net – Sebagai bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Institute of Global Environmental Strategies (IGES), memberikan bantuan dana kepada sejumlah Bank Sampah di Indonesia, Rabu (9/3/2022).

Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat Indonesia, agar mau mengelola sampah dengan baik.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro, perwakilan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Ir Renung Rubiyatadji MM, Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany ST PhD.

Serta Direktur CCET IGES dari Jepang, Dr Prekumara Jagath Dickella Gamaralalage, Ketua tim CCET dari Indonesia IDAA Warmadewanthi ST MT PhD, dan perwakilan dari masing-masing Bank Sampah Surabaya, Bank Sampah Malang, dan Bank Sampah Griya Luhu Bali.

Dalam sambutannya, Warmadewanthi menuturkan bahwa Indonesia memiliki perkembangan bank sampah yang sangat baik.

“Namun masih banyak juga, bank sampah yang terkendala sarana prasarana. Oleh karena itu, ITS dan IGES memberikan bantuan berupa pendanaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa ITS dan IGES juga memberikan bantuan kepada bank-bank sampah untuk negara-negara berkembang. Dan Indonesia menjadi negara contoh kasusnya.

“Alasannya, karena masyarakat Indonesia memiliki kontribusi pengelolaan sampah yang cukup baik. Oleh karena itu, kita membuat modul e-learning, sebagai bahan pembelajaran bagi negara-negara lain,” paparnya.

Untuk ke depannya, pihaknya akan menambah relasi dengan negara-negara yang memiliki bank sampah yang baik, penyempurnaan modul e-learning, dan bantuan sistem pengelolaan sampah yang efisien, kepada bank-bank sampah di Indonesia.

“Kami berharap, kerja sama ini mampu mengembangkan pengelolaan bank-bank sampah yang ada di Indonesia. Sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk mengurangi dan mengelola sampah. Sehingga Indonesia dapat dijadikan sumber pengetahuan, bagi negara-negara berkembang lainnya,” pungkasnya. @Nto tze


Editor: Joe Mesti

620

Baca Lainnya