Daerah

Rabu, 27 April 2022 - 22:31 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Kompak! Kader Pro-Jokowi Sampang Gelar Silaturahim dan Buka Bersama (Photo : Anaf/klikku)

Kompak! Kader Pro-Jokowi Sampang Gelar Silaturahim dan Buka Bersama (Photo : Anaf/klikku)

Gelar Silaturahmi Kader, Projo Sampang Tegaskan Siap Kawal Pemilihan BPD

Sampang | klikku.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Sampang, menggelar silaturahmi kader yang dikemas dengan buka bersama di Rumah Makan Anugerah Rasa, Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (27/04/2022).

Disela-sela itu, Projo Sampang juga membahas terkait tahapan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Sampang, yang akan berakhir tahun 2022 ini. Projo akan mengawal dan meminta agar tahapan pemilihan BPD dilakukan secara transparan.

Acara tersebut dihadiri oleh Pembina, Penasehat, pengurus DPC Projo Sampang dan seluruh pengurus PAC Projo yang tersebar dari beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang.

Ketua DPC Projo Kabupaten Sampang, Herman Hidayat mengatakan, adanya pertemuan tersebut demi untuk menjalin silaturahmi antar pengurus DPC dan PAC Projo di Kabupaten Sampang.

“Semoga acara pertemuan yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan ini membawa keberkahan untuk kita semua,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Mamang sapaan akrabnya juga menyoroti persoalan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Sampang, khususnya di Kecamatan Banyuates yang menjadi konsumsi hangat publik selama ini. Dirinya berharap pemilihan BPD di Kabupaten Sampang terutama di Banyuates lebih transparan. Selama melakukan pergerakan, jangan lupa libatkan media. Karena tanpa Pers gerakan kita akan mandul, jadi harus dirangkul media tersebut.

“Kami harap panitia pemilihan BPD yang masa jabatannya sudah habis bisa lebih selektif dan transparan kepada publik dan sesuai dengan peraturan yang ada,” harap Mamang.

Sedangkan Jalaluddin Al Aziz, SH, Penasehat Projo Sampang juga menambahkan, pemilihan calon BPD. Harus sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup), jika melanggar Perbup maka kita selaku Ormas Projo mata kaki tangan Presiden. Harus bersedia mendampingi masyarakat yang terdzolimi.

“Ormas Projo akan mengawal pemilihan BPD terutama di Kabupaten Sampang yang cacat hukum, jika ada dugaan cacat hukum dan melanggar administrasi. Kita laporkan ke Ombudsman, dan kita tempuh jalur PTUN,” jelas Pengacara yang akrab disapa Mas Lud.

Sementara itu Hariri, Ketua PAC Projo Banyuates, kami sudah melakukan langkah-langkah. Seperti menyuarakan di media sosial, bahwa harus transparan tanpa adanya sebuah sandiwara.

“Kami juga mewanti-wanti kepada panitia dan Kepala Dusun (Kadus). Supaya bertindak netral, jangan sampai menempatkan orang-orangnya sendiri. Demi sebuah hasrat politik dengan tujuan klimak, di Kecamatan Banyuates selanjutnya ada gelombang kedua. Jadi kami harap panitia calon BPD, harus mengikuti prosedur yang ada. Jangan sampai main petak umpet,” tukasnya.


Reporter : Anaf

60

Baca Lainnya