Surabaya | klikku.net – Sebanyak 255 siswa baru SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (14/7) dan Jumat (15/7).
Menurut Kepala Sekolah SD Mudipat Eddy Susanto SPd MPd, selama MPLS para siswa akan dikenalkan tentang pendidikan akhlaq dan adab. Akhlaq terlihat dari refleksi ibadahnya. Sedangkan adab refleksi dari pendidikannya,” ujarnya.
“In syaa Allah dengan bekal pendidikan akhlaq dan adab, para siswa akan menjadi anak–anak yang sesuai dengan harapan orang tua. Yakni menjadi anak yang mencintai agamanya dan mencintai ilmunya. Serta menjadi anak–anak yang bermanfaat bagi orang lain, yakni khoirunnas anfa’uhum linnas,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, selama kegiatan MPLS para siswa baru diajak berkeliling melihat sejumlah fasilitas yang ada di sekolah, serta lingkungan di sekitar sekolah. Seperti ruang guru, Masjid Ahmad Dahlan, ruang kelas setiap tingkatan, perpustakaan, UKS, kantin, serta lokasi toilet untuk anak laki-laki dan perempuan yang terpisah tempatnya.
Sementara untuk para orang tua siswa baru, pihak sekolah mengajaknya berkumpul di Ruang Aula Lantai 4 The Milenial Building (TMB). Untuk mengenal lebih dekat tentang SD Mudipat Pucang Surabaya terkait Kurikulum Pendidikan.
Diantaranya dikenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, kultur dan pola pendidikan, baik akademis maupun agama, di SD Mudipat, serta berbagai fasilitas pendukung pendidikan.
“Agar orang tua siswa juga mengenal segala hal tentang sekolah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Humas SD Mudipat Farid Firmansyah SPsi menjelaskan, bahwa kegiatan MPLS juga diisi dengan menulis surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo.
Sementara itu, Kepala Urusan Humas SD Mudipat, Ustadz Farid Firmansyah SPsi menambahkan, MPLS mengambil tema Merdeka Belajar, Merdeka Bermain ini. Materi MPLS dikemas dengan kegiatan yang unik, yaitu mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo melalui Kantor Pos Indonesia.
“Surat terbuka kepada Presiden Jokowi ini, berisi tentang ucapan terima kasih kepada presiden yang telah mengizinkan anak-anak untuk kembali bersekolah secara langsung. Surat terbuka ini juga langsung dikirimkan melalui layanan mobil keliling Kantor Pos Indonesia yang sudah standby di halaman sekolah sejak pagi,” ungkap Farid. @Nto tze
