Pendidikan

Selasa, 11 Oktober 2022 - 21:00 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Tim Dosen Pengabdian Unitomo Sosialisasi Anti Korupsi di SMADOR

Surabaya | klikku.net – Tim dosen pengabdian dan 5 mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) gelar Sosialisasi Anti Korupsi di SMA Dr. Soetomo, Selasa (11/10).

Melalui Pelatihan Pengembangan Karakter Agen Perubahan Anti Tindak Korupsi, kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Dosen Pengabdian Vieta Cornelis, beserta Siti Marwiyah, Fedyanti Agustinah dan Agustiawan Djoko Baruno sebagai anggota tim. Kegiatan ini diikuti 36 siswa kelas X dan seorang guru pendamping.

Dalam pengarahan materi awal, Rektor Unitomo Siti Marwiyah memaparkan pentingnya membentuk karakter anti korupsi sedini mungkin.

“Sikap anti tindakan koruptif dalam kehidupan bermasyarakat, harus dipelihara terus menerus. Sesuai dengan nilai-nilai etika, yang nantinya akan menumbuhkan kehidupan yang berkualitas. Serta tetap dalam rel kebaikan dan kebenaran,” ujarnya.

“Oleh sebab itu, dari sedini mungkin mari kita tanamkan sikap anti koruptif, dengan membiasakan berperilaku sehari-hari dengan jujur dan benar,” tambah Doktor Ilmu Hukum Tata Negara ini.

Sementara itu, Vieta Cornelis menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk berkontribusi positif terhadap pengembangan karakter siswa SMA tersebut.

“Siswa-siswi SMA masih muda dan berasal dari generasi milenial. Maka, kami berkewajiban untuk menyadarkan dan memperkuat mereka. Agar ikut peduli, apabila ada perilaku koruptif di lingkungannya,” ungkapnya.

“Materi pelatihan kami rancang dalam bentuk games dan fun yang disebut “SMAK” (Soetomo Muda Anti Korupsi). Dan dimainkan secara kelompok yang mirip dengan permainan monopoli”, papar dosen Fakultas Hukum Unitomo ini.

Ditemui di sela kegiatan, Zhabina siswa SMADOR mengaku senang dan antusias dengan kegiatan ini. Karena secara tidak langsung, ditantang untuk berinisiatif dan berpendapat untuk menolak semua perilaku koruptif di lingkungannya.

“Games SMAK ini seru banget. Tiap kelompok memiliki giliran bermain untuk menjawab pertanyaan. Dan mendapatkan bonus Rp100 ribu, untuk setiap jawaban benar,” ujarnya

“Berkat permainan ini, kami paham dan sadar bahwa korupsi itu sangat berbahaya dan harus diberantas. Terima kasih buat tim dosen dan mahasiswa Unitomo yang sudah memberikan pelatihan di SMADOR,” tambahnya.

“Semoga pengetahuan yang sudah kami dapatkan, dapat meredam keinginan untuk melakukan perbuatan menyimpang. Serta membiasakan diri untuk memperoleh sesuatu dengan perjuangan sesuai kemampuannya. Dan pada akhirnya berani mengatakan tidak pada korupsi,” pungkasnya. @Nto tze


 

334

Baca Lainnya