Bangkalan | klikku.net— Reward dan Punishment menjadi dua mata uang yang bisa digunakan oleh setiap pemimpin dalam menyehatkan roda organisasi baik itu swasta maupun struktural pemerintah baik tingkat pemerintah pusat hingga di level pemerintah desa demi optimalisasi pengawasan kinerja serta output dan outcomenya.
Kali ini hal itu tergambar pada pelaksanaan kepemimpinan PJ Bupati Bangkalan M Arief dalam melaksanakan pengabdian jabatannya dalam memakmurkan serta mamajukan wilayah Kabupaten Bangkalan yang selama ini banyak diterpa masalah hukum baik kriminal umum hingga kasus korupsi yang ditangani oleh KPK dengan menjerat R Abd Latif mantan Bupati Bangkalan bersama beberapa kepala dinas setempat.
“Aamiin YRA. Saya sudah arahkan kepala dinas, camat, dibawah asda 1 untuk melakukan pembinaan desa, baik anggaran serta tugas pokok fungsi,” ujar M Arief PJ Bupati Bangkalan menyampaikan keterangannya.
Melihat hal itu Hanif pegiat Kecamatan Arosbaya berharap dengan dilakukannya pembinaan itu di delapan belas desa di Kecamatan Arosbaya maka Hanif mengaku yakin Arosbaya dalam waktu dekat akan mengalami kemajuan pesat.

Dok Anam Klikku.net.
“Ya diantaranya bagaimana membuat semua pemdes profesional dalam melaksanakan tugas jabatannya serta BPD juga tidak hanya menerima gaji namun juga produktif salah satu contoh dengan produktivitas BPD maka akan banyak melahirkan peraturan desa (perdes) salah satu contoh perdes PADes dan perdes-perdes lainnya, dan hal itu akan mudah terlaksana jika BPD bisa sering dapat kegiatan pembinaan, pemberdayaan hingga study banding pada desa yang lebih maju,” kata Hanif menyampaikan keterangannya.
Reporter : Anam
Editor : Redaksi
