Ekonomi Bisnis Komunitas Lifestyle

Rabu, 8 Mei 2024 - 13:42 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Pj. Ketua Dekranasda Jatim Isye Adhy Karyono (tengah) & Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama Dadang M Kushendarman (kiri), saat membuka Batik Bordir dan Aksesoris Fair di Tahun 2024

Pj. Ketua Dekranasda Jatim Isye Adhy Karyono (tengah) & Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama Dadang M Kushendarman (kiri), saat membuka Batik Bordir dan Aksesoris Fair di Tahun 2024

Debindo Mitra Tama & Dekranasda Jatim Gelar Pameran Batik, Bordir dan Aksesoris Terbesar di Indonesia

Surabaya | klikku.net – PT Debindo Mitra Tama bersama Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Jawa Timur kembali menggelar pameran Batik Bordir dan Aksesoris Fair di Tahun 2024 ini.

Acara yang ke-19 kalinya digelar tersebut, dibuka Pj. Ketua Dekranasda Jatim Isye Adhy Karyono. Dan berlangsung selama lima hari, Rabu (8/5) hingga Minggu (12/5), di Exhibition Hall, Grand City Surabaya.

Dalam sambutannya, Isye menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggarannya kegiatan ini.

“Selain untuk memeriahkan HUT ke-44 Dekranas, pameran ini digelar sebagai sarana untuk mendorong perkembangan produk-produk usaha kecil menengah, utamanya produk kerajinan. Dan khususnya sektor produk desain, seperti kerajinan batik, bordir, dan aksesori”, ujarnya, Rabu (8/5).

Isye berharap, pameran ini menjadi wadah bagi para perajin untuk mempromosikan produknya.

“Semoga pameran ini bisa meningkatkan atau membangkitkan kesadaran masyarakat untuk mengenal lebih tahu lagi tentang produk-produk utamanya produk lokal”, pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama Dadang M Kushendarman menegaskan, BAA Fair 2024 diharapkan dapat menjadi sarana pertemuan bagi insan fashion dan para penikmatnya.

“Baik dalam ruang lingkup Jawa Timur maupun seluruh Indonesia, dengan menghadirkan berbagai produk fashion terkini. Serta diperagakan secara apik di panggung Batik Bordir & Aksesoris Fair 2024 setiap harinya”, tuturnya.

“Harapannya, pameran ini juga menjadi momentum bagi para pengrajin daerah, untuk meningkatkan dan mengembangkan kreatifitas, produktifitas, maupun jaringan pasar secara maksimal di pasar global”, ujarnya.

“Sekaligus menempatkan batik sebagai warisan budaya bangsa yang harus tetap dilestarikan dan dikembangkan, baik di dalam negeri maupun mancanegara”, pungkasnya.


Nughie

685

Baca Lainnya