Surabaya | klikku.net – Direktorat Reserse Narkoba ( Ditresnarkoba) Polda Jawa Timur membongkar pabrik yang memproduksi pil ekstasi hingga carnophen di Jalan Kertajaya Indah Timur IX Surabaya.
Menurut Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Robert Da Costa, dalam kasus ini pihaknya menangkap dua pelaku. Serta mengamankan ribuan pil ekstasi sebagai barang bukti.
“Tersangka erinisial ADH dan MY. Keduanya kami amankan dalam rumah, yang berfungi sebagai rumah produksi”, ujarnya, Senin (20/5).
Dia menambahkan, keduanya adalah residivis. ADH pernah diadili di PN Surabaya dan divonis 5 tahun pada 2020. Serta bebas pada Juni 2023. Sementara MY diadili di PN Surabaya pada 2018, dan bebas pada 2022.
“Tersangka MY mendapatkan carnopen dan bahan farmasi pil double L, dari seseorang berinisial WD, yang saat ini masuk daftar pencarian orang ( DPO). Sementara WD menerima barang tersebut di rumah kontrakan di kawasan Perumahan Kertajaya Indah Timur 9 Nomor 47 Surabaya,” tambahnya.
“Selain itu, ada juga sebuah ruko di daerah Sidorame Baru Surabaya, yang digunakan untuk menyimpan hasil produksi pil carnophen dan pil berlogo LL,” jelasnya
Saat menggrebek di rumah yang diduga digunakan produksi itu, Polisi mendapatkan 9 bungkus teh China warna merah berisi Sabu seberat 8.929,191 gram.
Selain itu juga 9 bungkus klip berisi ekstasi berlogo burung hantu warna ungu dengan jumlah total 1.568 butir dengan berat bersih total 639,831 gram.
Ada juga 8 bungkus plastik berisi ekstasi berlogo singa warna krem dengan jumlah total 1.326 butir dengan berat bersih total 337,745 gram.
“Ini kami dapatkan dari tangan tersangka ADH,” kata Kombes Robert.
Polisi juga mendapatkan pil Carnophen 1.080.000 Butir dan pil berlogo double L sebanyak 6.780.000 butir, yang saat ini disita sebagai barang bukti. Total barang bukti pil yang diamankan dari lokasi senilai Rp23,15 miliar.
“Atas pengungkapan jaringan kelompok ADH dan MY ini, Polda Jatim diperkirakan telah menyelamatkan kurang lebih 50.000 jiwa masyarakat, dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” pungkasnya.
@man
