Situbondo | klikku.id – Sekitar 5.000 ton gula pasir hasil giling tebu petani di Pabrik Gula (PG) Assembagoes, Situbondo, belum terjual sejak sebulan terakhir. Akibatnya, pembayaran kepada petani tertunda.
General Manajer PG Assembagoes, Mulyono, menjelaskan bahwa produksi gula pabrik mencapai 1.200 ton per minggu. Dalam empat minggu terakhir, seluruh stok menumpuk di gudang karena belum ada pembelian dari pedagang.
Ia menduga, penyebabnya karena banyaknya pasokan gula di pasaran. Serta harga penawaran gula petani yang berada di bawah harga acuan pemerintah (HAP) Rp14.500/kg. Kondisi serupa juga dialami pabrik gula lain di daerah tersebut.
Hasan, petani tebu asal Jangkar, mengaku belum menerima pembayaran dari pabrik, sejak beberapa pekan lalu.
Tahun ini, PG Assembagoes menargetkan giling tebu 500.000 ton, naik dari target tahun sebelumnya 423.000 ton. R3d
