Pendidikan Peristiwa

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:49 WIB

9 bulan yang lalu

logo

SDM 16 Surabaya Meriahkan HUT RI ke-80 dengan Pawai & Tumpeng Polopendem

Surabaya | klikku.id – Semangat kemerdekaan membuncah di Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Jumat (15/8). Sejak pagi, ratusan siswa dan guru larut dalam euforia peringatan HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

Pawai Merah Putih membuka rangkaian acara. Dimana seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6, tampil mengenakan busana merah putih lengkap dengan atribut kemerdekaan. Mereka berjalan penuh semangat menyusuri rute di sekitar sekolah, menyapa warga yang ikut menyaksikan.

Perayaan ini, sejatinya sudah dimulai sejak pekan kedua Agustus 2025. Berbagai lomba antarkelas digelar untuk menyambut HUT Kemerdekaan Indonesia.

Mulai dari futsal, gobak sodor, roda berjalan, mini soccer, musik patrol, hingga lomba puisi dan vokal. Semua dirancang untuk mengasah sportivitas, kerja sama, sekaligus bakat seni siswa.

Puncak kemeriahan adalah kreasi tumpeng polopendem setinggi 1,5 meter. Yang disusun secara unik dari bahan pangan tradisional, seperti jagung, ubi, singkong, dan kacang-kacangan.

Setiap siswa membawa bahan makanan tersebut dari rumah, sebagai pengenalan alternatif makanan pokok yang tumbuh subur di bumi Indonesia.

Sejumlah guru dan siswa saat menyusun Tumpeng Polopendem setinggi 1,5 meter

Kepala Sekolah, Ustad Suyono menegaskan, bahwa perayaan ini sarat pesan moral.

“Dulu para pejuang bertahan dengan polopendem, di tengah keterbatasan logistik. Itu menunjukkan semangat juang dan pantang menyerah. Nilai itu harus diteladani anak-anak sekarang. Gigih meraih cita-cita dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif,” ujarnya.

Sementara itu, Humas Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ustad Agus Mulyadi, menambahkan pentingnya pengenalan pangan lokal inj.

“Kami ingin anak-anak mengenal makanan tradisional kita. Bukan hanya burger atau pizza. Mereka harus tahu jagung, singkong, dan ubi adalah kekayaan Indonesia yang bisa menjadi pengganti nasi,” tegasnya.

Tak kalah unik, seluruh siswa kelas 6 juga membawa bunga dalam pot putih dengan ornamen merah putih dari rumah. Puluhan pot bunga itu, lalu disusun membentuk simbol dan kalimat bertema kemerdekaan.

Dengan mengusung tema Anak Kreatif Penuh Semangat, pihak sekolah berharap, peringatan kemerdekaan ini mampu menanamkan cinta tanah air, kerja sama, dan kebanggaan terhadap budaya lokal pada generasi penerus bangsa. @Man


 

89

Baca Lainnya