Pendidikan Teknologi IT

Senin, 25 Agustus 2025 - 17:49 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Unusa Kenalkan Nomolitera, Alat Cek Nomophobia untuk Jaga Mental Digital Generasi Muda

Surabaya | klikku.id – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) punya cara kreatif dalam menyambut mahasiswa asing yang hadir di ajang 5th Brave.

Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD) memperkenalkan inovasi berbasis teknologi bernama Nomolitera, sebuah platform online untuk mendeteksi tingkat nomophobia (No Mobile Phone Phobia) sekaligus mengukur literasi digital generasi muda.

Nomolitera dikembangkan tim Prodi S1 Sistem Informasi FEBTD sejak 2024, berawal dari penelitian soal penggunaan gawai dalam pembelajaran daring di masa pandemi.

Dua mahasiswa terlibat dalam pengembangannya, dipimpin dosen Sistem Informasi Endang Sulistiyani, S.Kom., M.Kom.

“Nomolitera ini bukan sekadar tes, tetapi bagian dari kontribusi Unusa dalam isu kesehatan mental berbasis teknologi. Hasilnya bisa menjadi pengingat agar mahasiswa sadar terhadap kebiasaan penggunaan ponsel,” jelas Endang.

Acara yang berlangsung di Kampus C Unusa, Surabaya, diikuti 15 mahasiswa asing asal Malaysia, Filipina, Timor Leste, Nigeria, Arab Saudi, serta tuan rumah Indonesia.

Suasana seminar makin hidup ketika para peserta mencoba langsung platform Nomolitera melalui web https://nomolitera.my.id/.

Setelah mengisi instrumen, setiap peserta memperoleh skor level nomophobia. Hasilnya beragam, dengan dominasi kategori moderate. Keseruan muncul saat peserta saling membandingkan skor, diselingi diskusi tentang pengalaman online learning di negara masing-masing.

Tak berhenti di situ, panitia juga menyiapkan kuis interaktif sebagai evaluasi materi. Dua mahasiswa asal Filipina keluar sebagai juara pertama dan kedua, disusul mahasiswa akuntansi Unusa di posisi ketiga.

Menurut Endang, Nomolitera bukanlah alat diagnosis klinis, melainkan media edukasi untuk meningkatkan kesadaran digital.

“Kalau hasil tes menunjukkan tingkat nomophobia tinggi, tidak perlu khawatir berlebihan. Justru ini bisa jadi bahan refleksi agar kita lebih bijak dalam menggunakan ponsel,” tambahnya.

Dengan sifatnya yang terbuka dan berbasis web, Nomolitera diharapkan bisa digunakan secara berkala, tidak hanya oleh mahasiswa Unusa, tapi juga generasi muda di berbagai negara.

Kehadiran inovasi ini memperkuat komitmen Unusa terhadap isu digital mental health, sejalan dengan tren global pemanfaatan teknologi untuk mendukung kualitas hidup anak muda. @Man


 

86

Baca Lainnya