Surabaya | klikku.id – Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) membantu usaha rumahan Bakso Goyang Rasa 768, agar lebih siap bersaing lewat peningkatan kualitas produksi dan manajemen keuangan.
Bakso yang banyak digemari ini selama ini masih mengandalkan proses manual, terutama saat menggiling adonan dan mencetak bulatan. Akibatnya, kapasitas produksi terbatas, sementara kualitas dan umur simpan produk kemasan juga belum optimal.
Melihat potensi tersebut, tim dari Fakultas Teknologi Pertanian, Dr. Anita Maya Sutedja, STP., M.Si., Ph.D., dan Chatarina Yayuk Trisnawati, STP., MP., bersama Fakultas Bisnis yang diwakili Dr. Dyna Rachmawati, SE., M.Si., Ak., turun tangan melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.
Kegiatan ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI dengan tema Peningkatan Kualitas Produksi dan Manajemen Bakso Sehat Beku di IRT Bakso Goyang Rasa 768.
“Pendampingan ini kami lakukan supaya produksi dan penjualan bakso berjalan lebih lancar sesuai potensi usaha,” ujar Anita Maya, Jumat (19/9/2025).
Pelatihan yang digelar Sabtu (31/8/2025) dan Sabtu (7/9/2025) itu meliputi penggunaan alat penggiling adonan, pencetak bakso, pengemas vakum, hingga lemari pembekuan.
Selain itu, tim juga mengajarkan pencatatan keuangan berbasis aplikasi SIAPIK, yang dikembangkan Bank Indonesia dan IAI sesuai standar SAK-EMKM.
“Dengan target costing dan SIAPIK, pemilik usaha bisa menentukan harga jual sekaligus mencatat laporan keuangan secara rapi meski bukan berlatar akuntansi,” jelas Dyna.
Selama ini, Bakso Goyang Rasa 768 hanya menjual kemasan sederhana yang disimpan di lemari pendingin, sehingga daya tahannya pendek. Melalui teknologi pengemasan vakum dan freezer, produk bisa lebih awet dan kualitasnya terjaga.
Chatarina Yayuk berharap, setelah pendampingan, pelaku usaha dapat memperluas pasar sekaligus menjaga mutu produknya.
“Kami ingin usaha ini naik kelas, produksinya meningkat, keuangannya tertata, dan baksonya tetap lezat sampai ke tangan konsumen,” pungkasnya. @Man
