Pendidikan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 22:09 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Rektor Unitomo Sambut Kedatangan Ratusan Mahasiswa Asal Belu NTT di Tanjung Perak

Surabaya | klikku.id – Suasana haru dan bangga menyelimuti Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (17/10).

Sebanyak 148 mahasiswa penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) asal Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, tiba di Surabaya untuk menempuh pendidikan di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo).

Mereka disambut langsung oleh Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, bersama jajaran kampus.

Kehadiran rombongan mahasiswa ini turut didampingi perwakilan Pemerintah Kabupaten Belu, di antaranya Nicolas Umbu K. Birri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Belu, serta Ferdinan Paskalis Fernandes, staf Bagian Kesra Sekda Belu.

Keduanya memastikan proses keberangkatan hingga penyerahan mahasiswa berjalan aman dan lancar sebagai tindak lanjut kerja sama pendidikan antara Pemkab Belu dan Unitomo.

“Kami merasa terhormat dipercaya mendidik putra-putri terbaik Belu. Mereka datang membawa harapan besar keluarga dan daerahnya. Unitomo akan mendampingi mereka secara akademik dan non-akademik agar berhasil menyelesaikan studi,” ujar Prof. Siti Marwiyah, yang akrab disapa Ning Siti.

Ia menegaskan, Unitomo sebagai Kampus Kebangsaan dan Kerakyatan berkomitmen mencetak generasi tangguh dan siap membangun daerah asalnya.

Dari Atambua, Bupati Belu Willybrodus Lay menyampaikan rasa syukur atas kolaborasi ini. “Kami melihat kesungguhan Unitomo dalam membina mahasiswa dari berbagai daerah. Semoga anak-anak Belu bisa membawa perubahan positif saat kembali nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Maria Della Fello, salah satu mahasiswa penerima beasiswa, tak kuasa menahan haru. “Saya tidak pernah membayangkan bisa kuliah sejauh ini. Terima kasih kepada pemerintah dan Unitomo yang memberi kesempatan besar ini. Saya ingin belajar sungguh-sungguh agar bisa kembali dan membangun Belu,” tuturnya.

Kehadiran ratusan mahasiswa dari wilayah perbatasan ini menambah keberagaman di lingkungan Unitomo, sekaligus menegaskan peran kampus tersebut dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda dari daerah 3T — terdepan, terluar, dan tertinggal. @Man


 

106

Baca Lainnya