Pelayanan Publik Pemerintahan Peristiwa

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang Tahun Ini, Wujudkan Keadilan Energi hingga Pelosok Negeri

Musi Banyuasin | klikku.id – Pemerintah terus memperluas pemerataan akses listrik di seluruh pelosok Indonesia.

Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan 1.285 desa akan terang pada akhir 2025.

Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan, listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan hak dasar warga negara.

“Target Presiden Prabowo adalah pemerataan listrik tuntas di seluruh Indonesia pada 2029–2030,” ujarnya saat meninjau progres Lisdes dan penyalaan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Bandar Jaya, Musi Banyuasin, Kamis (16/10).

Menurutnya, meski pembangunan jaringan di wilayah terpencil sering kali tidak menguntungkan secara bisnis, negara wajib hadir untuk memastikan seluruh rakyat merasakan manfaat yang sama.

“Biar mahal biayanya, yang penting rakyat di desa punya penerangan. Ini bagian dari keadilan sosial,” tegasnya.

Presiden Prabowo menargetkan 5.758 desa dan 4.310 dusun segera bebas dari kegelapan. Di tahun ini saja, PLN menyiapkan pembangunan 4.770 kilometer sirkuit (kms) jaringan tegangan menengah, 3.265 kms jaringan tegangan rendah, serta 94.040 kVA gardu distribusi. Lebih dari 77 ribu keluarga diproyeksikan bakal menikmati listrik baru.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan pihaknya siap menuntaskan agenda pemerataan listrik hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

“Listrik mengubah kehidupan: anak-anak bisa belajar malam hari, usaha kecil tumbuh, dan desa lebih sejahtera,” ujarnya.

Di Sumatera Selatan, ada 11 desa yang masuk program Lisdes tahun ini, tujuh di antaranya di Kabupaten Musi Banyuasin, termasuk Desa Bandar Jaya dan Desa Pangkalan Bulian.

Kepala Desa Bandar Jaya, Rosidin, mengaku lega penantian 10 tahun warganya segera berakhir. “Dulu gelap, sekarang terang. Ini akan membantu ekonomi warga dan anak-anak belajar lebih baik,” ucapnya.

Warga Dusun 4 Sungai Putih, Rohiya, juga menyambut bahagia. “Biasanya kami pakai genset Rp25 ribu semalam. Kalau tak ada uang, gelap. Semoga listrik cepat masuk ke desa kami,” harapnya. @Man


 

114

Baca Lainnya