Pemerintahan Pendidikan Peristiwa

Jumat, 14 November 2025 - 18:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Di Unair, Menteri PU Tegaskan Infrastruktur Jadi Fondasi Peradaban Baru Indonesia

SURABAYA | klikku.id – Aula Garuda Mukti Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi pusat perhatian publik akademik, Jumat (14/11).

Dalam rangka Dies Natalis ke-71, UNAIR menghadirkan Menteri Pekerjaan Umum RI, Ir Dody Hanggodo MPE, untuk memaparkan arah baru pembangunan infrastruktur nasional sekaligus menegaskan pentingnya pembangunan berkeadilan dan berkelanjutan.

Dalam kuliah umum bertajuk Indonesia Adil dan Beradab melalui Pembangunan Nasional, Menteri Dody menegaskan bahwa ketahanan nasional tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer dan ekonomi.

Fondasi sejati, menurutnya, adalah kemampuan negara menjamin ketersediaan pangan, energi, pemerataan pembangunan, serta akses yang setara bagi seluruh warga.

“Infrastruktur bukan sekadar bangunan fisik. Ia adalah tanda harapan sebuah bangsa,” ujarnya di hadapan civitas academica.

Ia menegaskan bahwa infrastruktur harus menjadi instrumen pembangunan berbasis moral—membuka akses, memperluas peluang ekonomi, dan menyatukan daerah.

Dody juga memaparkan empat pilar kerja Kementerian PU yang menjadi arah baru mulai 2025: sumber daya air, bina marga, cipta karya, dan prasarana strategis. Seluruh kebijakan diarahkan untuk memperkuat konektivitas dan memperkecil jarak kesejahteraan antarwilayah.

“Pembangunan tidak boleh berhenti di kota besar. Infrastruktur adalah alat pemersatu Indonesia,” tegasnya.

Di sisi lain, Rektor UNAIR Prof Mohammad Madyan menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan fisik dan prinsip keberlanjutan. Ia mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi tidak boleh merusak lingkungan ataupun menciptakan jurang sosial baru.

“Setiap kebijakan ekonomi harus menghadirkan kesejahteraan tanpa memperbesar kesenjangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, UNAIR memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan generasi yang mampu menyeimbangkan inovasi, tanggung jawab sosial, dan kesadaran ekologis. Kampus, kata Madyan, menjadi pusat riset yang berperan memastikan pembangunan nasional tetap relevan dan berpijak pada prinsip sustainability.

Menteri Dody sejalan dengan pandangan tersebut. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan pilar pengawal arah pembangunan. Kajian ilmiah dari kampus menjadi kontrol agar kebijakan infrastruktur berjalan mengikuti kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan tidak boleh kehilangan moral. Di sinilah perguruan tinggi berperan,” ujarnya.

Kuliah umum ditutup dengan pesan kuat dari Dody bahwa pembangunan infrastruktur adalah investasi peradaban.

“Saat kita membangun infrastruktur, kita sedang membangun masa depan bangsa. Semoga semua yang kita kerjakan menjadi amal untuk generasi mendatang,” tandasnya.

Dengan hadirnya Menteri PU dan pandangan strategis UNAIR, forum ini mempertegas komitmen kedua pihak: membangun Indonesia yang lebih adil, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat. AMan


 

83

Baca Lainnya