Ekonomi Bisnis Peristiwa

Selasa, 18 November 2025 - 09:28 WIB

5 bulan yang lalu

logo

SPJM Gelar Pelatihan Lean Six Sigma, Dorong Efisiensi & Layanan Berstandar Tinggi

MAKASSAR | klikku.id – Komitmen PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) dalam mewujudkan operational excellence kembali ditegaskan lewat pelatihan Lean Six Sigma Simulation (LSS) yang digelar di Makassar, 11 November 2025. Kegiatan ini diikuti 46 peserta dari seluruh divisi SPJM Grup wilayah Makassar.

Sebagai subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di sektor Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard, SPJM menempatkan efisiensi, peningkatan kualitas layanan, serta pengendalian biaya operasional sebagai fokus utama untuk memperkuat daya saing perusahaan.

Pelatihan LSS dirancang untuk membekali pekerja dengan pemahaman praktis mengenai peningkatan kualitas proses kerja, kolaborasi lintas fungsi, serta budaya problem solving berbasis data.

Seluruh peserta mendapat pengalaman aplikasi langsung melalui game simulasi, penggunaan software, hingga studi kasus nyata.

Lean Six Sigma sendiri merupakan metodologi manajemen yang menggabungkan konsep Lean—yang menekankan pengurangan pemborosan—dan Six Sigma—yang fokus pada pengurangan variasi dan cacat.

Kombinasi keduanya memungkinkan organisasi menghasilkan layanan lebih baik, biaya lebih efisien, dan kinerja lebih tinggi.

SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai fondasi penguatan kompetensi di seluruh lini.

“Peningkatan kualitas pelayanan dan inovasi berkelanjutan adalah tugas semua pekerja. Kami yakin, penerapan Lean Six Sigma di SPJM Grup akan mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan dan meningkatkan daya saing perusahaan,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, peserta didorong untuk memahami cara mengidentifikasi akar masalah dan memperbaiki alur proses dengan pendekatan ilmiah. Simulasi disusun menyerupai dinamika kerja nyata, sehingga peserta dapat menguji langkah-langkah perbaikan secara langsung dan melakukan evaluasi lesson learned.

Supriyadi, salah satu peserta, mengaku mendapat perspektif baru dalam mengelola persoalan operasional.

“Pelatihan ini membantu saya mengenali akar masalah secara sistematis berbasis data. Kami juga mensimulasikan solusi yang diterapkan pada proses bisnis sehingga bisa melihat dampaknya secara nyata. Ini penting untuk mendorong continuous improvement di perusahaan,” tuturnya.

SPJM berharap kompetensi Lean Six Sigma yang diperoleh para peserta dapat mempercepat transformasi proses bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan setiap unit kerja lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Dengan penyelenggaraan pelatihan ini, SPJM menegaskan keseriusannya membangun budaya kerja yang efisien, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan prima di seluruh jaringan operasionalnya. AMan


 

83

Baca Lainnya