Pendidikan Peristiwa Teknologi IT

Selasa, 25 November 2025 - 18:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

ITS & ASU Bentuk Kompetisi Startup Semikonduktor, Cetak Talenta Teknologi Masa Depan

SURABAYA | klikku.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan keseriusannya membangun ekosistem inovasi teknologi di Indonesia.

Bersama Arizona State University (ASU), Amerika Serikat, ITS meluncurkan Semiconductor Venture Accelerator Competition, sebuah ajang kompetisi inovasi semikonduktor berskala nasional yang digelar Selasa (25/11).

Wakil Rektor III ITS Imam Baihaqi menegaskan, semikonduktor kini menjadi komponen paling vital di era digital. Material tersebut menjadi “otak” dari perangkat modern mulai ponsel, kendaraan listrik, hingga perangkat AI.

Karena itu, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu ide, tetapi juga pembentukan karakter wirausaha teknologi.

“Ini wadah untuk mahasiswa agar lebih inovatif sekaligus memiliki pola pikir entrepreneurship yang berorientasi masa depan,” jelasnya.

Dukungan serupa datang dari Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Christopher R. Green. Ia menilai program ini merupakan bentuk kemitraan strategis dua negara dalam mendorong industri teknologi masa depan.

“Yang paling penting, inovasi yang muncul dari generasi muda hari ini akan membawa dampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ajang yang digelar di Departemen Teknik Elektro ITS itu diikuti 60 peserta dari berbagai kampus di Indonesia. Setelah proses seleksi, delapan finalis terbaik berkesempatan mempresentasikan prototipe dan rencana bisnis inovasi semikonduktor mereka di hadapan juri yang terdiri dari akademisi, industri, dan pakar teknologi.

Mahasiswa Teknik Fisika ITS, Riva Rizkiana Ramadhani, terpilih sebagai pemenang pertama melalui inovasi pendeteksi emisi bertajuk SusTech-ID. Alat tersebut dirancang untuk memonitor berbagai jenis gas emisi sebagai solusi atas peningkatan polusi global.

“Harapannya, alat ini bisa membantu kontrol emisi industri dan mempercepat penurunan gas rumah kaca,” kata Riva.

Selain kompetisi, acara juga menghadirkan sesi diskusi mengenai strategi kemitraan dan pembangunan ekosistem semikonduktor nasional, dengan melibatkan akademisi, industri, hingga pelaku bisnis teknologi.

Program ini juga selaras dengan beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin mengenai inovasi dan industri berkelanjutan, pengembangan kota cerdas, serta kemitraan global.

Dengan langkah ini, ITS berharap kelak lahir lebih banyak startup teknologi yang mampu bersaing di pasar global dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok semikonduktor dunia. AMan


 

176

Baca Lainnya