Ekonomi Bisnis Pariwisata

Jumat, 12 Desember 2025 - 19:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Kapal Pesiar Mewah Seven Seas Explorer Kembali Merapat, Ribuan Wisatawan Padati Tanjung Perak

SURABAYA | klikku.id – Pelabuhan Tanjung Perak kembali menjadi gerbang wisata internasional. Kapal pesiar mewah MV Seven Seas Explorer sandar di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Rabu (10/12/2025), membawa lebih dari seribu wisatawan dan awak kapal.

Kapal berukuran panjang 225 meter itu datang dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Benoa, Bali. Total 1.246 orang berada di atas kapal, terdiri atas 705 penumpang dan 541 kru.

Setibanya di Surabaya, para wisatawan disambut suguhan seni budaya khas Jawa Timur. Atraksi Reog Ponorogo menjadi pembuka, disusul pameran produk UMKM lokal yang memenuhi area ruang tunggu terminal. Beragam kerajinan hingga kuliner khas Surabaya menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Kunjungan ini menjadi istimewa karena merupakan kunjungan kedua terakhir dari total 18 kapal pesiar yang dijadwalkan singgah di Tanjung Perak sepanjang 2025.

MV Seven Seas Explorer sendiri tercatat dua kali bersandar tahun ini, setelah sebelumnya hadir pada Januari lalu saat arus balik Natal dan Tahun Baru.

General Manager Cabang Kalimas dan GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, menyebut tingginya frekuensi kunjungan kapal pesiar sebagai bukti kepercayaan dunia internasional terhadap Surabaya.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Apalagi kunjungan terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru, tentu memberi warna tersendiri bagi pelabuhan dan kota,” ujarnya.

Pelindo, lanjut Ana, memastikan seluruh layanan berjalan aman dan lancar melalui koordinasi dengan KSOP, Kantor Kesehatan Pelabuhan, operator kapal, hingga unsur pengamanan TNI-Polri.

Para penumpang mendapatkan layanan cepat serta fasilitas terminal yang nyaman. Mereka kemudian diberangkatkan menuju berbagai destinasi unggulan, mulai dari Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Kampung Lawas Maspati, hingga Museum Trowulan di Mojokerto.

Tak hanya mendongkrak sektor pariwisata, kedatangan kapal pesiar ini juga memberi dampak ekonomi langsung bagi pemandu wisata, pelaku UMKM, dan transportasi lokal.

“Indonesia sangat indah, apalagi dikunjungi saat Natal dan Tahun Baru. Suasananya hangat dan orang-orangnya ramah,” ujar Emily, wisatawan asal Inggris.

Sebagai pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia, Tanjung Perak kian menegaskan perannya bukan hanya sebagai simpul logistik, tetapi juga etalase pariwisata bahari kelas dunia. AMan


 

284

Baca Lainnya