SURABAYA | klikku.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan penerapan sistem parkir digital yang dijadwalkan mulai berlaku pada Januari 2026.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, ribuan juru parkir (jukir) dan pengawas internal dilibatkan guna memastikan pelaksanaan berjalan optimal di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, mengatakan uji coba parkir digital akan dilakukan secara bertahap.
Pada tahap awal Januari 2026, Pemkot menargetkan penerapan di 1.510 titik parkir yang selanjutnya dimaksimalkan pada Februari 2026.
“Di 1.510 titik parkir itu, kami melibatkan sekitar 1.749 juru parkir. Mereka akan dibekali perangkat pembayaran non-tunai, baik berupa mesin EDC maupun aplikasi yang disiapkan Dishub,” ujar Trio, Sabtu (20/12/2025).
Untuk mengenalkan sistem baru tersebut kepada masyarakat, Pemkot Surabaya juga menyiapkan agenda sosialisasi. Sosialisasi akan melibatkan berbagai komunitas dan paguyuban parkir agar penerapan parkir digital dapat diterima dan dipahami dengan baik.
“Kami akan mulai sosialisasi minggu ini bersama Paguyuban Jukir Surabaya (PJS), pegiat parkir lainnya seperti Ipama, AMI, dan seluruh elemen terkait,” jelasnya.
Dari sisi pengawasan, Dishub menggandeng pengawas internal, termasuk melibatkan unsur TNI, guna meningkatkan disiplin dan memudahkan pengendalian di lapangan. Selain itu, Pemkot Surabaya juga memasang sekitar 50 unit kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik parkir strategis.
“CCTV ini untuk memantau jumlah kendaraan yang benar-benar parkir secara riil, sehingga pengawasan bisa lebih akurat,” tambah Trio.
Dalam skema parkir digital, Pemkot Surabaya menerapkan sistem bagi hasil. Sebanyak 40 persen pendapatan parkir diberikan kepada jukir yang bertugas, sementara 60 persen menjadi pendapatan pemerintah daerah.
Pemkot Surabaya berencana melakukan evaluasi teknis setelah masa uji coba berlangsung hingga Januari 2026.
Evaluasi tersebut meliputi kebutuhan tambahan perangkat EDC, ponsel, hingga kesiapan jaringan pendukung seperti Wi-Fi, agar sistem parkir digital dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Nughie
