Daerah Hiburan Hukrim

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:21 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Dok ist klikku.id Ka Biro Bangkalan.
Foto Lukman Bupati Bangkalan dalam momen peresmian destinasi wisata di wilayah kabupatennya.

Dok ist klikku.id Ka Biro Bangkalan. Foto Lukman Bupati Bangkalan dalam momen peresmian destinasi wisata di wilayah kabupatennya.

Lukman Bupati Imbau Rayakan Nataru 2026 Sederhana, Wujud Empati Bangkalan untuk Korban Bencana

Bangkalan | klikku.id  – Di tengah euforia perayaan Natal dan Tahun Baru, Bupati Bangkalan Lukman Hakim memilih mengambil langkah yang sarat nilai kemanusiaan. Melalui surat edaran yang ditujukan kepada seluruh camat, Lukman mengimbau masyarakat agar merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara sederhana sebagai bentuk empati kepada saudara-saudara sebangsa yang tengah tertimpa musibah.

Imbauan tersebut lahir dari keprihatinan atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra Utara. Dalam edaran yang ditetapkan pada 24 Desember 2025 itu, Lukman mengajak masyarakat Bangkalan untuk tidak larut dalam perayaan berlebihan, melainkan menghadirkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial.

Pada poin pertama, Bupati Bangkalan menegaskan ajakan kepada seluruh masyarakat agar merayakan Natal dan Tahun Baru dengan sederhana. Kesederhanaan tersebut dimaknai sebagai bentuk empati dan kepedulian moral terhadap para korban bencana yang tengah berjuang menghadapi dampak musibah.

Poin kedua dalam edaran itu mengajak masyarakat mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan doa bersama. Doa dipanjatkan sebagai ikhtiar batin untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan, baik bagi masyarakat Bangkalan maupun bagi saudara-saudara di daerah terdampak bencana.

Selanjutnya, pada poin ketiga, Lukman mendorong agar perayaan Nataru diisi dengan kegiatan sosial. Masyarakat diajak untuk saling membantu, berbagi, dan memperhatikan mereka yang membutuhkan, sehingga semangat kebersamaan dan gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat.

Sementara itu, pada poin keempat, Bupati Bangkalan secara tegas mengimbau agar tidak melakukan pawai kendaraan serta tidak menyalakan petasan pada malam pergantian tahun. Selain demi menjaga ketertiban dan keselamatan, imbauan ini juga dimaksudkan agar suasana pergantian tahun berlangsung lebih khidmat dan penuh makna.

Pada poin terakhir, Lukman memerintahkan seluruh camat di Kabupaten Bangkalan untuk menyebarluaskan isi surat edaran tersebut kepada masyarakat melalui lurah dan kepala desa di wilayah kecamatan masing-masing. Langkah ini dilakukan agar pesan kemanusiaan dan empati dapat tersampaikan secara luas hingga ke tingkat paling bawah.

Sebagai bentuk sinergi lintas sektor, surat edaran tersebut juga ditembuskan kepada Kapolres Bangkalan, Kajari Bangkalan, dan Dandim Bangkalan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya bersifat imbauan moral, tetapi juga bagian dari upaya bersama menjaga ketertiban, keamanan, dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Melalui kebijakan ini, Lukman Hakim ingin menegaskan bahwa pergantian tahun bukan semata tentang perayaan, melainkan momentum refleksi, empati, dan kepedulian terhadap sesama. Sebuah pesan sederhana, namun sarat makna, dari Bangkalan untuk Indonesia.

(Anam)

247

Baca Lainnya