Ekonomi Bisnis Pendidikan Peristiwa

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:29 WIB

4 bulan yang lalu

logo

TTL Jembatani Transfer Ilmu Budidaya Kepiting Soka antar Nelayan Surabaya

SURABAYA | klikku.id – Upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan pesisir Surabaya tak berhenti pada bantuan sarana. PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kini mendorong penguatan kapasitas melalui transfer ilmu antar kelompok nelayan.

Salah satunya lewat sesi berbagi pengalaman budidaya kepiting soka antara Pokdakan Kalitangi Asri Romokalisari dan Kelompok Nelayan Nambangan Perak.

Kegiatan sharing session tersebut digelar di Nambangan Perak dan dihadiri langsung Ketua Pokdakan Kalitangi Asri Romokalisari, Amin.

Ia memaparkan sistem filtrasi air, teknik pemeliharaan, serta solusi persoalan operasional yang kerap muncul dalam budidaya kepiting soka. Sesi ini merupakan kelanjutan dari kunjungan benchmarking kelompok Nambangan Perak ke Romokalisari pada awal Desember 2025.

“Tujuannya mengoptimalkan budidaya agar produktivitas naik dan hasil panen maksimal,” ujar Amin.

Ketua Program Budidaya Kepiting Soka KUB Bintang Laut Nambangan Perak, Sukron, menegaskan sesi berbagi ini tidak sekadar diskusi santai. Program dirancang untuk memperkuat transfer pengetahuan, meningkatkan keterampilan teknis, sekaligus mendorong kemandirian usaha nelayan.

Menurutnya, keberlanjutan budidaya menjadi kunci agar ekonomi pesisir tidak hanya tumbuh sesaat, tetapi berkelanjutan.

Seluruh kegiatan difasilitasi TTL melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Manager Komunikasi Korporasi TTL Dahlia Permata Sari menegaskan perusahaan konsisten membangun sinergi antar kelompok nelayan dan pembudidaya ikan.

“Kami percaya kolaborasi akan menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Harapannya, peningkatan kualitas budidaya kepiting soka berbanding lurus dengan naiknya taraf hidup nelayan Surabaya. Di saat yang sama, praktik budidaya yang benar juga diharapkan menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Transfer ilmu, jejaring antarkelompok, dan pendampingan berkelanjutan menjadi strategi TTL untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi inklusif bagi masyarakat pesisir. AMan


 

110

Baca Lainnya