Pendidikan Peristiwa Sosial

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:29 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Bayan Peduli & ITS Perluas Akses Mahasiswa Kurang Mampu ke Bangku Kuliah

SURABAYA | klikku.id – Akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu kembali diperluas. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama PT Bayan Resources Tbk melanjutkan kolaborasi lewat Program Beasiswa Bayan Peduli.

Tahun ini, sebanyak 40 mahasiswa baru ITS resmi menerima beasiswa penuh hingga lulus.

Penandatanganan perjanjian kerja sama digelar Selasa (27/1). Selain pembiayaan studi, para penerima juga mendapat bantuan laptop untuk menunjang perkuliahan. Bantuan itu menjadi simbol dukungan konkret agar mahasiswa bisa belajar optimal sejak hari pertama.

Beasiswa Bayan Peduli dikenal sebagai salah satu program beasiswa swasta dengan manfaat terbesar di ITS. Sasaran utamanya adalah mahasiswa berprestasi yang terkendala biaya.

Skemanya bukan setengah-setengah. Karena UKT delapan semester ditanggung penuh, ditambah biaya hidup, transportasi, akomodasi, riset tugas akhir, hingga iuran kegiatan kemahasiswaan.

Wakil Rektor I ITS Prof Nurul Widiastuti menegaskan bahwa kampus berkomitmen tidak membiarkan satu pun mahasiswa putus kuliah karena alasan ekonomi.

“Kami terus membuka kerja sama dengan industri agar akses pendidikan tinggi benar-benar merata,” ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama dengan Bayan tak berhenti di beasiswa. Ke depan, ITS ingin memperluas kolaborasi ke riset bersama, magang industri, kuliah tamu, hingga pembinaan karier.

Apalagi ITS kini membuka Program Studi Teknik Pertambangan yang sejalan dengan lini bisnis PT Bayan Resources.

Perwakilan CSR Bayan Peduli, Ahmad Syahrullah, menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak 2022. Awalnya difokuskan di Kalimantan Timur, lalu diperluas ke berbagai kampus di Indonesia. Di ITS, beasiswa ini sudah memasuki batch ketiga.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya lulus, tapi juga berprestasi dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” katanya. Menurutnya, investasi di pendidikan adalah cara strategis menyiapkan generasi emas Indonesia.

Program ini juga sejalan dengan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pendidikan berkualitas, pengurangan kesenjangan, dan kemitraan.

Bagi puluhan mahasiswa penerima, beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial. Tetap tiket menuju masa depan yang lebih pasti. AMan


 

153

Baca Lainnya