Daerah

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:48 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Dok Foto : siswa berprestasi SMAN Blega, Anam klikku.

Dok Foto : siswa berprestasi SMAN Blega, Anam klikku.

Dari Dojo ke Podium Nasional Jejak Perjuangan Prestasi Faizatul Jannah Siswa SMAN Blega Bangkalan

Bangkalan | klikku.id – Dibalik seragam putih abu-abu yang ia kenakan setiap hari, tersimpan disiplin dan semangat juang yang tak biasa. Faizatul Jannah, siswi SMAN 1 Blega, resmi menerima Piagam Penghargaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) sebagai Juara II Kategori Perorangan SMA Putri, dalam kejuaraan yang digelar di Malang pada 16 Februari 2026.

Prestasi itu bukan sekadar angka dua di atas podium. Ia adalah buah dari latihan panjang, kedisiplinan, dan ketangguhan mental yang ditempa jauh sebelum sorak tepuk tangan terdengar.

Kepala SMAN 1 Blega, Nur Fatihah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Saya bangga dan sangat mengapresiasi atas pencapaian anak didik kami ini. Diharapkan dengan Juara 2 ini tidak membuatnya patah semangat, malah harus menjadikan dia untuk terus berjuang meningkatkan kemampuan dan kompetensinya di bidang karate ini. Saya optimis dan yakin dia bisa mencapainya. Kejuaraan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk berprestasi di bidang masing-masing, baik akademik maupun non-akademik.” terangnya.

Menurut penilaian di lingkungan sekolah, Faizatul dikenal sebagai pribadi yang tenang, fokus, dan rendah hati. Ia bukan tipe siswa yang banyak bicara tentang ambisi, tetapi membuktikannya lewat kerja keras. Konsistensinya dalam membagi waktu antara belajar dan latihan menjadi kunci utama.

“Dia itu sangat berbakat dan berpotensi trutama dibidang non akademik. Namun Dibidang akademik pun dia juga termasuk siswa yg aktif dan mempunyai kemampuan diatas rata2. Dan 1 hal yang paling penting Faiz ini mempunyai prilaku sopan ramah atau berkarakter baik, rajin gigih dan pantang menyerah,” terang Nur Fatihah.

Karate bukan hanya soal tendangan dan pukulan. Ia adalah tentang pengendalian diri. Dan di titik itulah karakter Faizatul terbentuk disiplin hadir di ruang kelas, keteguhan terasah di arena latihan, dan keberanian diuji di atas matras pertandingan.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa keberhasilan siswa tidak lahir secara instan. Ada dukungan sekolah, pembinaan yang terarah, serta lingkungan yang memberi ruang bagi bakat untuk tumbuh.

Capaian Faizatul Jannah mempertegas bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya mencetak siswa cerdas secara akademik, tetapi juga membangun karakter kuat. Ketika sekolah memberi ruang pada pengembangan minat dan bakat, di situlah potensi siswa menemukan jalannya.

Prestasi tingkat nasional yang difasilitasi Kemenpora ini juga menunjukkan bahwa siswa dari daerah seperti Bangkalan mampu bersaing di level yang lebih luas. Ini menjadi pesan penting: kualitas tidak ditentukan oleh lokasi, tetapi oleh kemauan, pembinaan, dan komitmen.
Juara II hari ini adalah pijakan. Dengan karakter disiplin dan mental pejuang yang dimilikinya, bukan tidak mungkin Faizatul akan melangkah lebih tinggi di masa depan.

Bagi Bangkalan, ia bukan sekadar peraih medali. Ia adalah representasi generasi muda yang tumbuh dengan kerja keras, adab, dan tekad membawa nama sekolah dan daerahnya dengan penuh kebanggaan.

#Anam

99

Baca Lainnya