Pendidikan Peristiwa Prestasi

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:34 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Ilmuwan, Akademisi, hingga Tokoh Nasional Terima Penghargaan LPTNU Award 2026

SURABAYA | klikku.net – Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama memberikan penghargaan kepada sejumlah ilmuwan, akademisi, mahasiswa, dan tokoh masyarakat dalam Malam Penganugerahan LPTNU Award 2026 yang digelar di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Selasa (10/3) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama dari seluruh Indonesia. Sebelum malam penganugerahan, rangkaian acara diawali dengan seminar nasional yang membahas arah pengembangan pendidikan tinggi NU untuk 15 tahun ke depan.

Seminar tersebut mengangkat dua tema utama, yakni pembaruan kurikulum dan metode pembelajaran serta pembangunan ekosistem riset dan inovasi di lingkungan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU).

Dalam kategori Ilmuwan Muslim Indonesia dengan Penemuan Berpengaruh, penghargaan diberikan kepada tiga tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar melalui riset dan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat.

Di bidang kedokteran, penghargaan diberikan kepada Adi Utarini, Guru Besar Universitas Gadjah Mada, yang memimpin penelitian pengendalian demam berdarah menggunakan teknologi nyamuk ber-Wolbachia.

Riset tersebut terbukti mampu menurunkan kasus demam berdarah hingga sekitar 77 persen di wilayah uji coba di Yogyakarta.

Di bidang sains terapan, penghargaan diberikan kepada Irwandi Jaswir dari International Islamic University Malaysia atas penelitiannya terkait pemanfaatan mikroalga dan senyawa bioaktif alami untuk pengembangan pangan serta produk kesehatan halal.

Sementara di bidang teknologi, penghargaan diberikan kepada Tri Mumpuni Wiyatno, pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan, yang dikenal melalui inovasi pengembangan pembangkit listrik mikrohidro berbasis pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah terpencil di Indonesia.

LPTNU juga memberikan penghargaan kepada akademisi PTNU yang memiliki karya ilmiah berpengaruh, salah satunya Achmad Syafiuddin dari UNUSA yang masuk dalam daftar Top 2% World’s Most Influential Scientists versi Stanford University selama lima tahun berturut-turut.

Sementara itu, pada kategori Tokoh Pengabdian Sepanjang Hayat, penghargaan diberikan kepada Mohammad Nuh atas kontribusinya dalam pengembangan kebijakan pendidikan nasional.

Ketua LPTNU, Ainun Naim, menyatakan bahwa LPTNU Award 2026 merupakan ajang apresiasi pertama yang diselenggarakan untuk civitas akademika PTNU di seluruh Indonesia.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama untuk terus meningkatkan kualitas akademik, riset, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

“Harapannya, kegiatan tersebut mampu mendorong PTNU semakin kuat, profesional, serta berdaya saing dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya. AMan


 

82

Baca Lainnya