Bangkalan |klikku.id – Komandan Kodim (Dandim) Bangkalan, Nanang Fahrur Rozi, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya LSM dan insan media, untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga kondusivitas sosial.
Hal tersebut disampaikan dalam agenda silaturahmi dan tatap muka bersama sejumlah perwakilan LSM dan media yang digelar pada pagi hari. Menurut Dandim, momentum pertemuan tersebut menjadi penting di tengah padatnya agenda kegiatan satuan di tingkat Kodam maupun Korem.
“Kami bersyukur akhirnya bisa meluangkan waktu untuk bertatap muka. Komunikasi seperti ini penting agar menjadi kekuatan bersama dalam mendorong pembangunan daerah,” ujar Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi.
Dalam kesempatan itu, Dandim juga menegaskan bahwa pemerintah dan aparat tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Ia menilai LSM dan media memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi serta mencerahkan masyarakat, sehingga tujuan bersama mewujudkan masyarakat yang aman, sejahtera, dan harmonis dapat tercapai.
Menurutnya, dinamika pembangunan tidak terlepas dari kritik dan masukan. Namun kritik yang produktif dinilai sebagai bagian dari proses demokrasi serta upaya perbaikan bersama.
“Kami selalu membuka ruang komunikasi dengan berbagai pihak. Dengan dialog yang konstruktif, setiap persoalan bisa disikapi secara bijak dan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, jurnalis media Klikku.id, Syaiful Anam, memberikan tanggapan dari sudut pandang idealitas profesi pers. Ia menilai forum komunikasi antara aparat, LSM, dan media merupakan langkah positif, namun tetap harus dibarengi dengan komitmen menjaga independensi dan fungsi kontrol sosial.
Menurut Anam, jurnalis memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan informasi secara objektif, berimbang, serta berpihak pada kepentingan publik.
“Sinergi itu penting, tetapi independensi pers tidak boleh dikompromikan. Media harus tetap kritis, profesional, dan menjaga jarak yang sehat agar fungsi pengawasan terhadap kebijakan publik tetap berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterbukaan komunikasi yang dibangun oleh aparat dan pemangku kepentingan lainnya menjadi peluang bagi media untuk menghadirkan informasi yang akurat sekaligus mencegah berkembangnya disinformasi di tengah masyarakat.
Melalui momentum silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan konstruktif antara aparat, LSM, dan insan pers dapat terus terjalin, sehingga mampu memperkuat kepercayaan publik serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bangkalan.
#red
