Daerah Ekonomi Bisnis Kasuistika

Selasa, 14 April 2026 - 11:31 WIB

2 hari yang lalu

logo

Dok foto ist klikku.id Anam.

Dok foto ist klikku.id Anam.

Erich DPR RI Nilai Haji Her Berjasa bagi Petani Tembakau Madura

Madura | klikku.id Pemeriksaan terhadap pengusaha rokok asal Pamekasan, H. Khairul Umam atau Haji Her, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam perkara dugaan korupsi di sektor Bea Cukai, terus menjadi perhatian publik, khususnya masyarakat Madura.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar daerah pemilihan Madura, Erich Hermawan, menyampaikan harapan agar proses yang tengah dijalani Haji Her berjalan dengan baik. “Insyaallah beliau dilindungi Gusti Allah,” ujar Erich Hermawan saat dimintai tanggapan, Selasa (14/04).

Di tengah proses hukum yang berlangsung, Erich juga menekankan bahwa sosok Haji Her memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya para petani tembakau di Madura. Menurutnya, peran pengusaha lokal dalam menjaga keberlangsungan ekonomi tembakau tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Haji Her adalah pahlawan Madura, khususnya petani tembakau. Kita doakan beliau sehat dan dilancarkan usahanya,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, nama Haji Her mencuat setelah disebut dalam dokumen hasil penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Dari temuan tersebut, penyidik kemudian memanggil sejumlah pihak, termasuk pengusaha rokok, untuk dimintai keterangan.

Dalam proses pemeriksaan, penyidik mendalami mekanisme pengurusan pita cukai rokok, termasuk kemungkinan adanya penyimpangan serta dugaan aliran dana kepada oknum tertentu. Namun hingga saat ini, posisi Haji Her masih sebatas saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini sendiri merupakan bagian dari pengembangan perkara yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap pejabat Bea Cukai dan pihak swasta.

Di tengah dinamika tersebut, Erich mengajak masyarakat untuk tetap menghormati proses hukum yang berjalan, sembari memberikan dukungan moral. Ia menilai, keberadaan pelaku usaha tembakau tetap menjadi salah satu penopang penting ekonomi masyarakat Madura.

Publik kini menanti perkembangan lanjutan dari penanganan perkara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, termasuk kejelasan posisi pihak-pihak yang telah dimintai keterangan.

#Anam

44

Baca Lainnya