Ekonomi Bisnis Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 16:48 WIB

20 jam yang lalu

logo

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, TPS Bekali Manajemen dengan Sertifikasi GRCP

SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat komitmen pengelolaan perusahaan berkelanjutan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (Governance, Risk and Compliance/GRC).

Salah satu langkah konkret dilakukan dengan mengikutsertakan jajaran manajemen dalam pelatihan dan sertifikasi GRC Certified Professional (GRCP) yang digelar pada 13–15 April 2026 di ASECC Tower Universitas Airlangga.

Sebagai bagian dari Pelindo Group, TPS beroperasi di sektor strategis yang menuntut standar tata kelola tinggi.

Implementasi GRC menjadi fondasi penting untuk memastikan proses bisnis berjalan transparan, risiko terkelola secara terukur, serta kepatuhan terhadap regulasi nasional dan praktik internasional tetap terjaga.

Di tengah dinamika industri logistik global dan percepatan transformasi digital, kebutuhan akan SDM yang memahami GRC secara komprehensif menjadi semakin krusial.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, hingga memitigasi berbagai risiko, sekaligus memastikan setiap kebijakan perusahaan selaras dengan prinsip good corporate governance.

Senior Vice President Keuangan dan Manajemen Risiko TPS, Jeanny Harjono, menegaskan bahwa sertifikasi GRCP merupakan investasi strategis perusahaan.

“Setiap keputusan bisnis harus diambil secara prudent, berbasis risiko, dan sesuai regulasi. Penguatan kompetensi GRC menjadi kunci menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Lebih dari sekadar alat pengawasan, GRC di TPS diposisikan sebagai sistem pengendalian strategis sekaligus dasar pengambilan keputusan.

Pendekatan ini memungkinkan perusahaan merespons berbagai risiko, mulai dari operasional, finansial, hingga risiko strategis secara terintegrasi.

Melalui penguatan kapasitas internal ini, TPS menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keberlanjutan bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan di sektor logistik nasional. AMan


 

14

Baca Lainnya