Bangkalan | klikku.id — Dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di SMPN 1 Blega. Sejumlah siswa dan satu orang guru dilaporkan mengalami gejala usai mengonsumsi makanan yang dibagikan pada Senin siang.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kejadian bermula setelah makanan MBG dikonsumsi. Tak lama berselang, beberapa siswa mengeluhkan kondisi lemas. Bahkan, satu guru yang bertugas sebagai pencicip makanan sebelum dibagikan turut mengalami gejala serupa dan harus dilarikan ke Puskesmas Blega untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak sekolah bergerak cepat dengan menghentikan konsumsi makanan melalui pengumuman darurat, sekaligus melakukan penanganan awal terhadap siswa yang terdampak. Dua siswa sempat ditangani di ruang UKS, sementara kondisi korban lainnya masih terus dipantau.
Kepala sekolah membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut guru yang terdampak merupakan bagian dari tim pengawas konsumsi atau pencicip makanan (PIC MBG), yang seharusnya memastikan kelayakan makanan sebelum dibagikan kepada siswa.
Sementara itu, sumber makanan diduga berasal dari pihak penyedia program MBG yang kini tengah dalam penelusuran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Insiden ini langsung memicu kekhawatiran terkait standar higienitas dan pengawasan distribusi makanan dalam program MBG di sekolah. Pihak sekolah meminta penyedia meningkatkan kualitas serta keamanan makanan, bahkan membuka kemungkinan penghentian program jika dinilai tidak layak konsumsi.
Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban tambahan. Aparat dan pihak terkait masih melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut.
#Anam
