Daerah Kasuistika

Senin, 8 Juni 2026 - 14:29 WIB

13 jam yang lalu

logo

Dok foto gambar Anam klikku.id Biro Bangkalan.

Dok foto gambar Anam klikku.id Biro Bangkalan.

Kasatgas MBG Bangkalan: 98 Dapur Masih Operasional, Dapur Kokop Masuk Daftar Suspend Sementara

BANGKALAN | klikku.id – Pasca peristiwa Kejadian Luar Biasa (KLB) yang diduga berkaitan dengan konsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kokop, publik mulai mempertanyakan status operasional dapur MBG di Kabupaten Bangkalan.

Menanggapi hal tersebut, Kasatgas MBG Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika, memaparkan kondisi terkini operasional dapur MBG di wilayahnya. Menurutnya, dari total 123 dapur yang telah terdata, saat ini hanya 98 dapur yang masih aktif beroperasi.

“Secara keseluruhan terdapat 123 dapur. Sebanyak 6 dapur masih tersuspend karena persoalan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), 5 dapur berhenti sementara, dan 14 dapur belum beroperasi karena virtual account (VA) belum masuk. Jadi yang masih operasional saat ini sebanyak 98 dapur,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (8/6/2026).

Saat ditanya lebih lanjut mengenai status dapur MBG di Kokop yang sebelumnya menjadi sorotan setelah muncul kasus keracunan massal yang menyebabkan puluhan siswa menjalani perawatan medis, Bambang mengungkapkan bahwa dapur tersebut saat ini termasuk dalam kategori berhenti sementara atau suspend sementara.

Menurut Bambang, salah satu penyebab penghentian sementara operasional dapur adalah belum terpenuhinya tenaga ahli gizi yang menjadi syarat penting dalam penyelenggaraan layanan MBG.

“Tidak ada ahli gizinya,” singkat Bambang menjelaskan alasan penghentian sementara salah satu dapur yang masuk kategori suspend.

Selain persoalan tenaga ahli gizi, evaluasi dan pembenahan internal juga sedang dilakukan terhadap sejumlah dapur yang dihentikan sementara operasionalnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh standar keamanan pangan, sanitasi, dan tata kelola layanan MBG berjalan sesuai ketentuan sebelum dapur kembali diizinkan beroperasi.

Pernyataan Kasatgas MBG tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut atas munculnya laporan KLB keracunan pangan di Kecamatan Kokop yang sebelumnya mencatat puluhan siswa mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan program MBG.

Hingga berita ini diturunkan, proses evaluasi terhadap dapur terkait masih berlangsung. Sementara itu, Satgas MBG bersama instansi teknis dan tim kesehatan terus melakukan pemantauan untuk memastikan keamanan layanan makan bergizi bagi para siswa penerima manfaat di Kabupaten Bangkalan.

57

Baca Lainnya