Daerah

Senin, 13 Juli 2026 - 13:26 WIB

19 jam yang lalu

logo

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID Anam Biro Bangkalan.

Hariskianto Tekankan Peningkatan Kapasitas KPM PKH Bangkalan Dilakukan Bertahap Wujudkan Kemandirian Keluarga

Bangkalan | klikku.id – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Bangkalan, Hariskianto, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas Keluarga Penerima Manfaat (KPM) merupakan proses yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga membangun pola pikir, semangat, serta partisipasi KPM agar mampu meningkatkan taraf sosial ekonomi keluarganya.

Menurut Hariskianto, tujuan jangka panjang Program Keluarga Harapan adalah mendorong setiap keluarga penerima manfaat menjadi mandiri sehingga pada akhirnya mampu memutus mata rantai kemiskinan.

“Proses peningkatan itu berjenjang dan memiliki banyak aspek. Intinya adalah membangun kemampuan keluarga KPM, baik dari sisi pola pikir, semangat, maupun partisipasi mereka dalam meningkatkan kondisi sosial ekonomi keluarga. Harapannya, mereka mampu belajar mewujudkan kemandirian keluarga sesuai tujuan jangka panjang Program Keluarga Harapan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan kemampuan yang diberikan kepada KPM meliputi pemahaman mengenai pentingnya pendidikan anak, pola asuh yang baik, cara mendidik anak, pengelolaan keuangan keluarga, menumbuhkan pola pikir kreatif, hingga memunculkan minat untuk berwirausaha. Seluruh materi tersebut disampaikan melalui modul pembelajaran yang menjadi bagian dari pendampingan PKH.

Terkait jumlah peserta yang telah mengalami peningkatan kapasitas, Hariskianto mengatakan tidak ada target angka tertentu. Yang menjadi fokus utama adalah memberikan pendampingan secara menyeluruh kepada seluruh KPM sesuai tujuan program.

“Harapan kami tentu seluruh KPM dapat meningkat secara bertahap. Namun, proses ini tidak bisa semudah membalikkan telapak tangan. Yang terpenting adalah kami terus melakukan yang terbaik melalui pendampingan yang berkelanjutan. Dengan ketelatenan dan konsistensi, bukan hal yang mustahil mereka akan mampu mencapai kemandirian,” katanya.

Ia juga menilai perubahan pola pikir membutuhkan waktu, terlebih sebagian besar KPM memiliki latar belakang pendidikan yang relatif rendah. Karena itu, penyampaian materi dan pembinaan harus dilakukan secara berulang agar dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Memberikan pemahaman kepada seseorang yang berpendidikan tinggi saja terkadang tidak cukup hanya sekali. Apalagi kepada saudara-saudara kita yang rata-rata tingkat pendidikannya masih di bawah. Karena itu diperlukan kesabaran, ketelatenan, dan pendampingan yang terus menerus agar tujuan Program Keluarga Harapan benar-benar dapat terwujud,” pungkas Hariskianto.

#Anam KLIKKU.ID

79

Baca Lainnya