BANGKALAN | KLIKKU.ID — Modernisasi pertanian mulai mendapat perhatian di tingkat kelompok tani. H Mansur, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Mustika Jaya, Desa Balung, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, mendorong pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani.
Salah satu inovasi yang mulai dimanfaatkan adalah drone pertanian untuk penyemprotan tanaman, khususnya dalam pengendalian hama ulat. Bagi H Mansur, penggunaan teknologi tersebut memberikan keuntungan dari sisi waktu, tenaga maupun efisiensi pekerjaan di lahan.
“Kalau pakai orang atau manual bisa dua hari untuk dua hektare, dengan empat orang. Kalau drone lebih cepat, waktunya sekitar dua jam,” ujar H Mansur.
Menurutnya, pemanfaatan drone tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi bagian dari kebutuhan petani untuk menghadapi tantangan pertanian yang semakin membutuhkan efisiensi.
Sebagai Ketua Poktan Mustika Jaya, H Mansur menilai kelompok tani perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian. Penggunaan alat modern diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pola kerja manual yang membutuhkan lebih banyak tenaga dan waktu.
Pemanfaatan teknologi tersebut juga selaras dengan semangat program pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian yang mendorong modernisasi dan mekanisasi pertanian guna meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha tani.
Dukungan kelompok tani terhadap arah kebijakan tersebut, menurut H Mansur, perlu diwujudkan melalui pemanfaatan sarana dan teknologi secara nyata di lapangan.
Bagi Poktan Mustika Jaya, penggunaan drone menjadi salah satu contoh bahwa inovasi teknologi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan petani secara langsung. Penyemprotan yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga beberapa hari dapat dilakukan jauh lebih cepat dengan dukungan teknologi drone.
H Mansur menilai modernisasi pertanian harus mampu memberikan manfaat langsung kepada petani. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, penyuluh pertanian dan kelompok tani menjadi penting agar program pengembangan teknologi pertanian dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, kelompok tani bukan hanya menjadi penerima program, tetapi juga memiliki peran sebagai penggerak penerapan inovasi pertanian di tingkat lapangan.
Pemanfaatan drone oleh Poktan Mustika Jaya di Desa Balung menjadi salah satu gambaran bahwa transformasi pertanian dapat dimulai dari tingkat petani. Dengan semakin terbukanya kelompok tani terhadap mekanisasi dan teknologi, diharapkan pekerjaan pertanian menjadi lebih efektif, efisien dan produktif.
H Mansur yang menjabat Ketua Poktan Mustika Jaya menegaskan pentingnya kesiapan petani mengikuti perkembangan teknologi sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda pemerintah dalam mewujudkan pertanian modern, berdaya saing dan berkelanjutan.
#Anam KLIKKU.ID
