Daerah Pelayanan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:40 WIB

1 hari yang lalu

logo

Dok Gambar foto ist ANAM KLIKKU.ID Biro BANGKALAN.

Dok Gambar foto ist ANAM KLIKKU.ID Biro BANGKALAN.

Setelah Buku Lingkungan, HMI Bangkalan Ditawari Kolaborasi Tulis Sejarah dan Budaya Daerah

BANGKALAN | KLIKKU.ID – Lahirnya buku Membangun Kesadaran Etika melalui Pengolahan Air Limbah karya kolaborasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan bersama praktisi dan aplikator lingkungan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Tidak hanya dinilai sebagai kontribusi pemikiran terhadap persoalan lingkungan, karya tersebut juga membuka peluang kolaborasi baru dalam pengembangan literasi dan pelestarian sejarah daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangkalan, M. Ainul Ghufron, S.Sos., M.M menyampaikan ketertarikannya untuk mengembangkan kerja sama dengan HMI Cabang Bangkalan melalui penulisan buku berikutnya, khususnya yang mengangkat sejarah dan kebudayaan Kabupaten Bangkalan.

Menurutnya, HMI memiliki potensi untuk terus mengambil peran dalam melahirkan karya intelektual yang tidak hanya membahas persoalan aktual, tetapi juga mendokumentasikan identitas, perjalanan sejarah, serta kekayaan budaya daerah.

“Kami melihat semangat dan potensi yang dimiliki kawan-kawan HMI melalui lahirnya buku ini. Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti sampai di sini. Ada peluang untuk bersama-sama mengembangkan karya berikutnya, khususnya buku tentang sejarah dan budaya Kabupaten Bangkalan. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan siap membuka ruang kolaborasi untuk mewujudkan gagasan tersebut,” ungkapnya.

Menanggapi tawaran tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan, Kresna Bayu, S.H., menyambut baik peluang kolaborasi itu. Ia menilai, penulisan sejarah dan budaya daerah merupakan bagian penting dari tanggung jawab intelektual mahasiswa dalam menjaga identitas dan warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.

“Kami menyambut baik tawaran kolaborasi ini. Bagi HMI, menulis bukan sekadar menghasilkan buku, melainkan bagian dari perjuangan intelektual untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami tentu tertarik untuk mengembangkan karya yang mengangkat sejarah dan budaya Bangkalan. Sebab, daerah ini memiliki banyak cerita, tokoh, tradisi, dan nilai kearifan lokal yang patut didokumentasikan agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Kresna.

Ia berharap, kolaborasi antara HMI dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dapat menjadi langkah awal untuk membangun tradisi literasi yang berkelanjutan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menjadi pengamat perubahan daerah, tetapi juga ikut menuliskan, merawat, dan mewariskan sejarahnya.

Dari buku tentang lingkungan menuju buku tentang sejarah dan budaya, HMI Cabang Bangkalan berupaya menjadikan gagasan sebagai karya dan karya sebagai warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.

#Anam KLIKKU.ID

49

Baca Lainnya