Surabaya | klikku.net – Devina Paulina Yapari, mahasiswi program studi Bahasa Mandarin UK Petra, akan mewakili Indonesia dari Jawa Timur, dalam kompetisi Chinese Bridge untuk kategori mahasiswa di Tiongkok.
Sebelumnya, mahasiswi angkatan 2017 itu berhasil meraih juara 1 tingkat nasional, dan menjadi pemenang popularitas dengan “likes” terbanyak dalam lomba Chinese Bridge yang digelar 18 – 20 Juni 2021 lalu. Prestasi inilah yang kemudian membuat Devina mewakili Indonesia.
“Puji Tuhan, saya senang dan tidak menyangka akan mewakili Indonesia dari Jawa Timur, dalam lomba Chinese Bridge di China untuk kategori mahasiswa,” ujarnya, Rabu (23/6/2021).
Dalam kompetisi tingkat nasional, Devina harus menyisihkan 35 peserta dari 14 perguruan tinggi asal Medan, Jakarta dan Kalimantan, yang Bahasa Mandarinnya sangat bagus. Sebab dipakai dalam obrolan sehari-hari.
Chinese Bridge merupakan salah satu ajang kompetisi tahunan bertaraf internasional berbahasa Mandarin dari pemerintah Tiongkok, yang mengasah kemampuan berpidato, pengetahuan, serta penampilan seni (unjuk bakat), untuk kategori siswa SMA dan mahasiswa.
Menurut Devina, ada 4 (empat) bidang penilaian dalam kompetisi ini, yaitu pidato Bahasa Mandarin, tanya jawab dalam Bahasa Mandarin, tes tulis dengan topik pengetahuan seputar Tiongkok dan Mandarin, serta unjuk bakat berbudaya Tionghoa.
“Prosentase penilaiannya yakni pidato sebesar 25%, tanya jawab 15%, tes tulis 15% dan unjuk bakat 45%,” ungkapnya.
Tema kompetisi Chinese Bridge 2021 ini yaitu 天下一家 tiānxià yìjiā (One World One Family). Dan sesuai dengan tema yang diminta, ia membawakan pidato dengan memboyong semboyan bangsa Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.
Sedangkan untuk unjuk bakat, mahasiswi semester 8 ini memainkan alat musik tradisional Tiongkok erhu, dengan membawakan lagu berjudul 赛马 (Balap Kuda).
“Semoga saya bisa mengharumkan nama Indonesia dan Universitas Kristen Petra dalam lomba Chinese Bridge tingkat internasional nanti. Doakan dan dukung saya ya,” pungkasnya. (@Nto tse)
Editor: Joe Meito
