Bangkalan | klikku.net – Jalan poros kabupaten yang menghubungkan 5 desa di Kecamatan Konang diantaranya Desa Campor, Desa Sen-Asen, Desa Sambiyan, Desa Cangkarman dan Desa Konang mengalami kerusakan parah.
Kerusakan Jalan tersebut sudah berlangsung selama 6 tahun dan hampir seluruh badan jalan dipenuhi dengan lubang. Kondisi ini membuat pengendara yang melintas harus berhati-hati. Apalagi, jika malam hari kondisi penerangan sangat minim.
Dikatakan Mas’udi, Kepala Desa Sen-Asen jika akses jalan didesanya yang menggunakan DD sudah mencapai 80 persen. Selain itu dirinya menuturkan agar pemkab setempat ada perhatian pada akses jalan yang menghubungkan 4 desa tersebut.
“Kami inginkan ke Pemerintah Kabupaten Bangkalan bisa melihat langsung untuk cek lokasi jalan yang rusak parah antara Desa Sen-Asen, Desa Cangkarman, Desa Sambiyan, Desa Campor,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya menegaskan selama sepengetahuannya, pihak Pemkab Bangkalan belum pernah terjun langsung mengecek kondisi jalan tersebut hingga saat ini tidak ada tanggapan.
“Pihak Pemkab tidak pernah cek langsung ke lapangan, tapi saya tidak tahu kalau tanpa sepengatahuan kami tidak tahu juga. Kami berharap kepada bapak Bupati Bangkalan, mudah-mudahan bisa di angarkan kalau itu memang ada angaran,” ungkap Mas’udi.
Sementara itu Kepala Desa Campor, Hasan Arif mengatakan jalan yang menghubungkan 5 tersebut sudah mengalami kerusakan kurang lebih 7 tahun hingga kini belum ada perbaikan dari pihak pemkab setempat.
“Akibat jalan rusak ini, masyarakat menjadi resah dan banyak mobil yang melintas disini rusak baik itu truk maupun sedan,” kata Arif pada media ini, Sabtu (03/09/2022).
Selain itu Arif juga memohon kepada Bupati Bangkalan agar menganggarkan dananya untuk jalan yang sudah rusak parah itu. Dirinya juga menjelaskan, jika pernah mengajukan perbaikan kepada anggota dewan.
“Bupati Bangkalan memberikan tanggapan berupa janjinya pada 2022 di bulan Juni – Juli bisa di realisasikan dengan pinjaman dana dari pusat. Namun, sampai saat ini yaitu bulan September 2022 belum adanya perbaikan jalan,” jelasnya dengan rasa kecewa.
Dirinya menyampaikan sudah banyak korban yang terjatuh dari sepeda motor akibat jalan rusak apalagi pada hari lebaran (Mudik) terutama para pemudik dari Surabaya, karena genangan air yang menutupi lubang jalan.
“Saya selaku Kepala Desa mewakili suara masyarakat Campor memohon dengan hormat kepada Bupati Bangkalam sebelum masa jabatannya berakhir dapat terealisasikan perbaikan jalan, yang mana jalan tersebut di lewati oleh lima desa. Apabila tidak bisa terealisasi, kemungkinan kami kerjasama antar desa melalui swadaya untuk perbaikan jalan,” tutur Arif tegas.
Editor : Anam
Reporter : Arif
