Pemerintahan

Kamis, 18 Mei 2023 - 10:15 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Pemkot Surabaya Komitmen Berantas Kekerasan & Pelecehan Terhadap Anak

Surabaya | klikku.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengklaim jumlah kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak di Surabaya, masih dalam taraf wajar. Namun, pihaknya tetap berkomitmen untuk memberantas dan meniadakan.

“Apa yang disampaikan PPA, tetap wajar dan jumlahnya sedikit. Tidak bisa ketika ada kejadian satu atau dua. Lalu menyamaratakan jumlah anak di Surabaya. Kita tetap koordinasi dengan PPA Jatim. Meski hanya satu dua kasus,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (18/5).

Meski begitu, Cak Eri menyebut akan tetap memasifkan layanan pusat pembelajaran keluarga (puspaga) di balai RW, untuk menangani masalah sekitarnya.

“Soal itu juga tidak lepas dari pendampingan Polrestabes Surabaya. Karena unit PPA kerja sama dengan kita,” tambahnya.

Dia juga mengingatkan para orang tua, untuk turut mengawasi anaknya di luar jam belajar di sekolah.

“Karena putra-putri kita, tidak bisa diserahkan sepenuhnya pada guru atau polisi untuk menjaga. Tapi bagaimana kasih sayang orang tua, untuk ikut mwngawsi kondisi putra-putrinya,” tandasnya.

Secara data, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya Ida Widayati mencatat, sepanjang 2022 terdapat puluhan kasus kekerasan terhadap anak di Surabaya.

“Untuk KDRT anak-anak 79. Dewasa empat. Sementara non KDRT, mulai penelantaran ekonomi & eksploitasi anak-anak tiga, dewasa empat,” terangnya.

Sementara 2023 ini, hingga April tercatat 31 kasus terhadap anak, dan empat kepada dewasa. “Satu dari tiga kasus adalah kekerasan seksual,” pungkasnya.


 

120

Baca Lainnya