Daerah Pemerintahan

Rabu, 20 Desember 2023 - 08:50 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Giat pembukaan Bimtek 114 Kades oleh BKAD Bangkalan di Green Hill Karangploso Malang.

Dok Anam klikku.net.

Giat pembukaan Bimtek 114 Kades oleh BKAD Bangkalan di Green Hill Karangploso Malang. Dok Anam klikku.net.

Tingkatkan Kemampuan Kelola Keuangan Desa BKAD Bangkalan Hadirkan Pemateri Hingga Level Provinsi

Bangkalanklikku.net— Kegiatan bimtek dilakukan yakni diantaranya bertujuan untuk mengetahui kemudian menguasai disiplin ilmu dalam melaksanakan suatu kegiatan sehingga dapat meminimalisir kekeliruan dalam mengimplementasikan suatu kegiatan.

Kini hal tersebut tergambar pada dasar dilaksanakannya bimtek yang digelar oleh BKAD (Badan Koordinasi Antar Desa) wilayah Bangkalan yakni dalam rangka peningkatan kapasitas serta kapabilitas kades, perangkat desa serta operator desa. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada hari Senin (18/12) hingga Rabu (20/12) di Green Hills Homestay Malang.

Kegiatan bimtek yang dianggarkan melalui dana APBDes dari 114 desa di 8 kecamatan di Kabupaten Bangkalan tersebut seperti yang disampaikan oleh Jayus Salam Sekretaris Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Bangkalan.

“Anggaran Bimtek ini berasal dari 114 desa dalam delapan kecamatan di Kabupaten Bangkalan yang sudah menganggarkan di APBDes nya. Tapi yang menganggarkan ini (jumlahnya, red) kurang lebih nanti kita tanya ke panitia BKAD karena saya sendiri tidak paham dan saya juga sebagai peserta,” kata Jayus menyampaikan keterangannya.

Dalam kegiatan itu Jayus menjelaskan latarbelakang dari digelarnya Bimtek tersebut dikarenakan berangkat dari ketidaktahuan dan ketakutan kepala desa dalam mengelola keuangan desa yang bersumber dari negara.

“Kegiatan Bimtek ini sebenarnya bermuara dari ketidak tahuan kami sekaligus dari ketakutan kami, karena kami ini mempunyai amanah dari negara bahwa disuruh mengelola anggaran dana desa, bagaimana caranya bisa menghidupkan desa mulai dari insfratruktur dan kesejahteraan,” ujar Jayus menyampaikan penjelasannya.

Ratusan kades beserta operator desa serta perangkat hadiri bimtek peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan desa.
Dok Anam klikku.net.

Jayus mengakui selama ini para kades masih lemah dalam hal pengelolaan dana desa sehingga pihaknya menginginkan mengurangi kelemahan dalam pengelolaan dana desa tersebut bisa ditutupi dengan terus belajar yakni diantaranya pada pejabat serta pihak terkait dari tingkat kabupaten yakni Muspida, Level Privinsi Jatim yakni dari Kejati dan Polda bahkan tingkat pusat dengan mengundang DPR RI Komisi V yang bermitra dengan Kemendes PDTT demi mengetahui lebih banyak perihal pengelolaan desa agar lebih maju.

“Oleh sebab itu dari tahun ke tahun teman-teman ini lemah dari administrasi, maka dari itu kami terdorong bagaimana belajar tentang itu akhirnya kami menggelar bimtek sekaligus study tanding/study tiru ke desa yang lebih maju daripada kita,” kata  Jayus menambahkan.

Selain itu Jayus menegaskan bahwa desa yang tidak mengikuti Bimtek di Malang bukannya tidak ingin belajar tetapi desa bersangkutan tidak menganggarkan di APBDes nya.

“Yang tidak ikut itu bukannya tidak ingin belajar tetapi mereka tidak menganggarkan di APBDes nya. Ini merupakan sesuatu yang sangat penting dan jangan disia-siakan untuk belajar bagaimana cara mengelola administrasi desa, bagaimana membuat APBDes dan bagaimana belajar SPJ, karena SPJ ini merupakan suatu pertanggungjawaban kita kepada desa untuk penggunaan anggaran tersebut,” kata Jayus menegaskan.

Turut hadir dalam acara pembukaan bimtek itu Forkopimda Kabupaten Bangkalan, serta Inspektorat Bangkalan, Camat, Kejaksaan Tinggi yang diwakili oleh Koordinator Intel, Polda Jatim yang diwakili bagian Tipidkor


Editor : Anam

Kontributor : Arief

81

Baca Lainnya