Surabaya | klikku.net – Pada hari kedua The 13th International Convention of Asia Scholars (ICAS), para akademisi dan pejabat lokal berkumpul untuk membahas revitalisasi Kota Lama Surabaya.
Diskusi yang digelar di Universitas Airlangga (Unair) menyoroti upaya kolaboratif antara Pemerintah Kota Surabaya dan mitra internasional dalam memperkuat warisan budaya kota.
Dr. Ikhsan SPsi MM, Sekretaris Kota Surabaya, memaparkan visi untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah yang mencakup Eropa, Pecinan, Arab, dan Melayu. Dl
“Dengan 286 cagar budaya, Surabaya berkomitmen menggabungkan zona perdagangan, perkantoran, tempat tinggal, dan ruang terbuka hijau secara harmonis”, ujarnya.
Diskusi ini juga mempertemukan peneliti dari International Institute for Asian Studies (IIAS), serta perwakilan dari berbagai universitas global, seperti University of Luxembourg dan National University of Singapore. Partisipasi mereka menunjukkan pentingnya kolaborasi internasional dalam pelestarian warisan budaya.
Pemkot Surabaya menggandeng banyak pihak, termasuk masyarakat dan pelaku usaha, dalam hal ini.
Ikhsan juga mengundang peserta ICAS 13 untuk menikmati keindahan dan kekayaan budaya Surabaya, sekaligus berharap keberadaan Kota Lama dapat terus terjaga melalui dukungan semua pihak.
“Terima kasih atas kehadirannya di Surabaya. mudah-mudahan betah dan senang berada disini,” pungkasnya.
Acara ICAS 13, yang berlangsung hingga 1 Agustus 2024, menawarkan rangkaian kegiatan yang dapat diakses melalui laman resmi dan media sosial.
@Man
