Surabaya | klikku.net – The 13th International Convention of Asian Scholars (ICAS) telah resmi dibuka di Taman Surya, Balai Kota Surabaya pada Minggu (28/7) malam.
Dr. Ikhsan SPsi MM, Sekretaris Daerah (Sekda) Surabaya, memuji acara tersebut sebagai langkah positif yang memberikan dampak luas bagi masyarakat dan kota Surabaya.
Dalam diskusi meja bundar yang bertajuk “Towards the Surabaya Old Town Heritage Revitalization Program: Aspects, Challenges, and Its Future,” yang diadakan Senin (29/7) di Gedung Pascasarjana UNAIR. Dr. Ikhsan menekankan pentingnya ICAS sebagai wadah kolaborasi.
“Kami menilai bahwa acara ini mendukung visi dan misi pemerintah kota Surabaya. Sekaligus memperkenalkan gagasan baru dari perspektif internasional untuk mengembangkan Surabaya”, ujarnya.
“Acara ini luar biasa, terutama karena pertama kali diadakan di Indonesia. Ini akan bermanfaat bagi perguruan tinggi, akademisi, dan pemerintah kota,” tambahnya.
Dia juga menyoroti dampak signifikan ICAS terhadap ekonomi kreatif Surabaya, khususnya UMKM lokal dan anak muda. Ia berharap acara ini bisa menyumbang pada peningkatan ekonomi kreatif kota melalui berbagai segmen pendapatan.
“Kami sedang gencar mengembangkan kota. Gelaran ICAS ini menjadi ajang menambah pendapatan kota, terutama dari sektor ekonomi kreatif,” jelasnya.
Ikhsan juga mendorong anak muda untuk aktif menggunakan teknologi dan media sosial, dalam mendukung UMKM lokal, sebagai bagian dari upaya meningkatkan ekonomi kreatif Surabaya.
ICAS juga menjadi platform bagi ahli dan akademisi untuk mengemukakan solusi atas berbagai tantangan di Surabaya. Dia menekankan pentingnya pengalaman dan wawasan dari para ahli ini dalam mencari solusi berkelanjutan bagi kota.
“Banyak yang menyayangkan bangunan bersejarah di Surabaya kurang terawat. Bangunan tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan perekonomian kota,” ungkapnya.
“Pengembangan tidak hanya terfokus pada cagar budaya Kota Lama Surabaya, tetapi juga pada pedesaan sekitar kota seperti Kampung Arab, Kampung Madani, dan Kampung Pecinan, dengan harapan perkembangan kota Surabaya bisa merata,” pungkasnya.
@Man
