Kasuistika Nasional Transportasi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 10:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Diminta KPK Segera Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh. Begini Jawaban Menohok Mahfud MD

JAKARTA | klikku.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong mantan Menko Polhukam Mahfud MD untuk melaporkan secara resmi dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaganya terbuka menerima informasi dari siapa pun, termasuk Mahfud MD, untuk ditelaah lebih lanjut.

“Jika Prof. Mahfud memiliki data atau bukti pendukung, kami akan sangat terbuka untuk mempelajarinya dan menganalisis lebih lanjut,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/10).

Menurut Budi, setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara proaktif melalui pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

“KPK selalu menelusuri setiap informasi awal yang disampaikan masyarakat, kemudian melengkapinya dengan data pendukung sebelum naik ke tahap penyelidikan,” jelasnya.

Pernyataan KPK ini menanggapi video Mahfud MD yang diunggah di kanal YouTube Mahfud MD Official pada 14 Oktober lalu. Dalam video itu, Mahfud mengungkap adanya indikasi mark up anggaran dalam proyek kereta cepat.

“Menurut hitungan pihak Indonesia, biaya per kilometer mencapai 52 juta dolar AS. Padahal di China, hanya sekitar 17–18 juta dolar AS. Naik tiga kali lipat. Ini harus ditelusuri, siapa yang menaikkan dan ke mana uangnya,” kata Mahfud dalam video tersebut.

Mahfud menilai selisih anggaran tersebut janggal dan perlu diaudit secara menyeluruh. Ia pun mendesak aparat penegak hukum agar berani membuka data proyek strategis nasional itu secara transparan.

Menanggapi imbauan KPK pada 16 Oktober agar dirinya membuat laporan resmi, Mahfud kemudian memberi respons lewat akun X (Twitter) pribadinya, @mohmahfudmd, pada 18 Oktober.

Ia menegaskan siap menyampaikan data yang dimilikinya, sepanjang ada komitmen serius dari aparat untuk menindaklanjuti secara objektif.

Proyek kereta cepat Whoosh senilai lebih dari Rp114 triliun itu memang sejak awal menuai sorotan karena membengkaknya biaya pembangunan dibandingkan perencanaan awal.

Dengan desakan dari publik dan tokoh seperti Mahfud MD, kini sorotan terhadap transparansi proyek strategis tersebut semakin tajam. R3d


 

102

Baca Lainnya