Pariwisata Pendidikan

Rabu, 5 November 2025 - 11:29 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Bangun Kesadaran Bencana, FIA Unitomo Gaet Jepang dan Bappenas Bahas Pariwisata Berkelanjutan

SURABAYA | klikku.id – Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya menggelar seminar internasional bertajuk “Alertness & Awareness: Keys to Success in Disaster-Based Tourism and Sustainable Ecotourism”, Rabu (5/11).

Kegiatan berlangsung di Auditorium RM Soemantri, Gedung Rektorat Lantai 3, dan diselenggarakan secara hybrid melalui tatap muka dan Zoom Meeting.

Seminar ini merupakan kolaborasi strategis antara FIA Unitomo, Universitas Paramadina, Wako University Jepang, Pusbindiklatren Bappenas, serta Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI).

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unitomo, Amirul Mustofa, menegaskan pentingnya membangun kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana dalam pengelolaan destinasi wisata.

“Kesadaran risiko bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga bagian dari strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kehati-hatian dan tanggung jawab lingkungan kepada mahasiswa dan praktisi,” ujarnya.

Amirul menambahkan, Unitomo berkomitmen memperkuat riset dan kolaborasi lintas institusi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Sejumlah narasumber nasional dan internasional hadir membahas integrasi antara manajemen kebencanaan dan pengembangan ekowisata.

Di antaranya Tatok D. Sudiarto (Universitas Paramadina), Wagnyo Adiyoso (Kapusbindiklatren Bappenas RI), Prof. Bambang Rudyanto (Wako University Jepang), serta Fedianty Augustinah, Ketua Pusat Studi Kewirausahaan Unitomo.

Ketua Dewan Pembina IABI, Prof. Syamsul Maarif, menilai tema ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang kaya potensi wisata, namun juga rawan bencana.

“Kesadaran dan kewaspadaan adalah kunci membangun pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan. Perguruan tinggi harus menjadi motor edukasi dan inovasi mitigasi risiko berbasis komunitas,” ujarnya.

Selain sesi diskusi dan tanya jawab, seminar ini juga menjadi forum berbagi pengalaman antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan di bidang kebencanaan dan pariwisata.

Melalui kolaborasi ini, FIA Unitomo berharap dapat memperkuat jejaring penelitian dan pengabdian masyarakat, terutama dalam penerapan konsep sustainable ecotourism di kawasan rawan bencana.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh mitra untuk mengembangkan program pendidikan dan pelatihan berorientasi pada ketangguhan serta keberlanjutan lingkungan. AMan


 

93

Baca Lainnya