Kasuistika Pemerintahan

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:29 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Viral Pungli Rekrutmen Wira Wiri, Eri Cahyadi Skors Oknum dan Angkat Korban Jadi Helper

SURABAYA | klikku.id – Pemerintah Kota Surabaya bergerak cepat menindak praktik pungutan liar (pungli) dalam rekrutmen kru transportasi Wira Wiri.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjatuhkan sanksi tegas kepada oknum petugas setelah video pengakuan korban viral di media sosial.

Kasus ini mencuat setelah Bagas Fradana (26), warga Tambak Asri, mengunggah pengakuannya terkait dugaan penipuan berkedok “uang pengganti trayek” untuk bisa bekerja sebagai kru Wira Wiri. Video tersebut ramai diperbincangkan publik pada Kamis (25/12).

Menindaklanjuti hal itu, Eri Cahyadi memanggil korban dan oknum terduga pelaku ke Kantor Dinas Perhubungan Surabaya, Jumat (26/12). Dari hasil klarifikasi, terungkap bahwa Bagas diminta membayar uang dengan total Rp4 juta oleh oknum bernama Yasikin, dengan janji bisa langsung bekerja.

Eri menegaskan, seluruh proses rekrutmen kru transportasi di bawah Pemkot Surabaya, baik Wira Wiri maupun Suroboyo Bus, dipastikan gratis tanpa pungutan apa pun.

“Saya tegaskan, tidak ada biaya sepeser pun untuk masuk Wira Wiri atau Suroboyo Bus. Tidak ada istilah ganti trayek. Kalau ada yang meminta uang, itu pasti pelanggaran,” tegas Eri dalam keterangan tertulis.

Sebagai bentuk sanksi, Pemkot Surabaya menjatuhkan skorsing selama tiga bulan kepada Yasikin serta mewajibkan pengembalian penuh uang korban. Meski korban memaafkan dan memilih tidak melanjutkan ke jalur hukum, Eri memastikan sanksi administratif tetap berjalan.

Tak hanya itu, Eri juga memberikan apresiasi kepada Bagas atas keberaniannya melaporkan praktik pungli. Bagas resmi diangkat sebagai helper Wira Wiri dengan status pekerja kontrak.

“Karena Mas Bagas jujur dan berani melapor, saya angkat dia jadi helper Wira Wiri. Jaga amanah dan layani warga Surabaya dengan baik,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Surabaya akan melakukan pembenahan menyeluruh sistem transportasi. Sekitar 900 sopir dan helper dijadwalkan dikumpulkan di Terminal Intermoda Joyoboyo untuk mendapatkan pengarahan dan penegasan aturan.

Eri juga mengimbau warga agar tidak mudah percaya pada tawaran pekerjaan yang mensyaratkan pembayaran. “Surabaya harus bersih dari pungli dan premanisme. Jika ada yang mengatasnamakan Pemkot dan minta uang, segera laporkan,” tandasnya. Nughie


 

171

Baca Lainnya