BANGKALAN |klikku.id – Forum diskusi pendidikan yang digelar oleh Perkumpulan Jurnalis Bangkalan (Pejalan) bersama Forum Komunikasi Peduli Bangkalan (FKPB) dan Peta Berdaya di Resto & Cafe Bun Bere’, Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan, Selasa (10/03), sejatinya menjadi ruang dialog terbuka antara pemangku kepentingan pendidikan dengan para kepala sekolah.
Diskusi yang mengangkat tema “Infrastruktur Gedung Sekolah Layak dan Meneropong Fungsi K3S dalam Dunia Pendidikan” itu dihadiri sejumlah kepala sekolah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), perwakilan Dinas Pendidikan, serta insan media. Namun absennya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan dalam forum tersebut menimbulkan kekecewaan dari sebagian peserta.
Ketua Forum Komunikasi Peduli Bangkalan (FKPB), Taufik, menyampaikan bahwa forum diskusi tersebut sebenarnya dirancang sebagai ruang komunikasi yang sehat antara masyarakat, praktisi pendidikan, dan pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran pimpinan tertinggi di Dinas Pendidikan sangat diharapkan agar berbagai persoalan pendidikan di Bangkalan dapat dibahas secara langsung dan terbuka.
“Kami cukup menyayangkan karena Kepala Dinas Pendidikan tidak hadir dalam forum ini, padahal kegiatan ini kami rancang sebagai ruang dialog bersama untuk membahas berbagai persoalan pendidikan di Bangkalan,” ujar Taufik.
Ia menilai diskusi seperti ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya mempertemukan gagasan, kritik, serta masukan dari berbagai pihak demi perbaikan kualitas pendidikan di daerah.
Bagi FKPB, kehadiran pejabat publik dalam forum semacam ini merupakan bentuk keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi masyarakat dan para pelaku pendidikan di lapangan.
“Forum ini sebenarnya menjadi kesempatan baik bagi pemerintah daerah untuk mendengar langsung aspirasi dari kepala sekolah, pegiat pendidikan, dan masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Taufik tetap mengapresiasi kehadiran perwakilan Dinas Pendidikan yang telah hadir dan bersedia berdiskusi bersama para peserta.
Ia juga berharap ke depan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat pendidikan dapat lebih terbuka dan intens, sehingga berbagai persoalan pendidikan di Kabupaten Bangkalan dapat dicarikan solusi secara bersama.
“Harapan kami tentu ke depan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, bisa lebih hadir di ruang-ruang diskusi seperti ini agar persoalan pendidikan bisa dibicarakan secara langsung dan menemukan jalan keluar bersama,” pungkasnya.
#Anam
